Lompat ke isi

Butanol

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 23.00 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Butanol atau butil alkohol adalah alkohol empat karbon dengan rumus C4H9OH, yang terdapat dalam lima struktur isomer (empat isomer struktural), dari alkohol primer rantai lurus hingga alkohol tersier rantai cabang;[1] semuanya adalah gugus butil atau isobutil yang terkait menjadi gugus hidroksil (terkadang direpresentasikan sebagai BuOH, n-BuOH, i-BuOH, and t-BuOH). Ini adalah n-butanol, 2 stereoisomer sec-butanol, isobutanol dan tert-butanol. Butanol terutama digunakan sebagai pelarut dan sebagai perantara dalam sintesis kimia, dan dapat digunakan sebagai bahan bakar. Butanol yang diproduksi secara biologis disebut biobutanol.

Butanol digunakan sebagai pelarut untuk berbagai macam proses kimia dan tekstil, dalam sintesis organik, dan sebagai perantara kimia. Ini juga digunakan sebagai pengencer cat dan pelarut dalam aplikasi pelapisan lain di mana pelarut laten evaporasi yang relatif lambat lebih disukai, seperti pada lak dan enamel ambient-cured. Ini juga digunakan sebagai komponen cairan hidrolik dan rem.[2]

Referensi

  1. S. Atsumi. Non-fermentative pathways for synthesis of branched-chain higher alcohols as biofuels. Nature. 2008. Vol. 451 (7174). hlm. 86–9. doi:10.1038/nature06450.
  2. Isobutanol at chemicalland21.com

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27989946 (2025-10-15T23:17:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.