Lompat ke isi

Kolesistitis

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 23.07 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Kolesistitis adalah gejala peradangan (inflamasi) kantung empedu dengan berbagai penyebab.[1]

Jenis

Kolesistitis kronis

Bagian dari kolesistitis yang terjadi biasanya terhubung dengan kandung empedu.[2] Biasanya serangan pada kolesistitis kronis lebih ringan dibandingkan kolesistitis akut.[3] Penyakit ini dapat berupa ulkus peptikum dan esofagitis peptikum.[4] Penyakit ini memiliki risiko untuk salah dikenali sebagai penyakit iskemia miokard yang terjadi pada jantung apabila letak rasa nyeri tinggi.[5]

Kolesistitis tanpa batu akut

Penyakit ini bersifat jarang terjadi pada anak-anak, dan biasanya disebabkan oleh infeksi.[6] Infeksi yang terjadi disebabkan oleh bakteri.[7] Bakteri yang umumnya menyerang adalah Streptococcus kelompok A dan B, serta bakteri-bakteri Gram negatif, seperti Salmonella dan Leptospira interrogans.[8] Infeksi parasit lainnya seperti oleh cacing askaris atau Giardia lamblia juga ditemukan.[9] Gejala klinis dari penyakit ini adalah rasa nyeri pada daerah kanan atas suatu epigastrium.[10] Gejala seperti mual, muntah, dan demam juga lazim ditemui.[11] Bagian kanan atas daerah perut akan mengeras dan ada tekanan.[12] Jika diperiksa dengan ultrasonografi, maka akan terlihat kantung empedu membesar dan dindingnya menebal.[13] Jika diperiksa dengan uji biokimia, maka aktivitas enzim alkali fosfatase dan kadar bilirubin akan meningkat.[14]

Referensi

  1. Rubenstein D, Wayne D, Bradley J. 2005. “Kedokteran Klinis. Jakarta: Erlangga.
  2. Rubenstein D, Wayne D, Bradley J. 2005. “Kedokteran Klinis. Jakarta: Erlangga.
  3. Rubenstein D, Wayne D, Bradley J. 2005. “Kedokteran Klinis. Jakarta: Erlangga.
  4. Rubenstein D, Wayne D, Bradley J. 2005. “Kedokteran Klinis. Jakarta: Erlangga.
  5. Rubenstein D, Wayne D, Bradley J. 2005. “Kedokteran Klinis. Jakarta: Erlangga.
  6. Wahab AS. 1996. Ilmu Kesehatan Anak Nelson. Jakarta: EGC.
  7. Wahab AS. 1996. Ilmu Kesehatan Anak Nelson. Jakarta: EGC.
  8. Wahab AS. 1996. Ilmu Kesehatan Anak Nelson. Jakarta: EGC.
  9. Wahab AS. 1996. Ilmu Kesehatan Anak Nelson. Jakarta: EGC.
  10. Wahab AS. 1996. Ilmu Kesehatan Anak Nelson. Jakarta: EGC.
  11. Wahab AS. 1996. Ilmu Kesehatan Anak Nelson. Jakarta: EGC.
  12. Wahab AS. 1996. Ilmu Kesehatan Anak Nelson. Jakarta: EGC.
  13. Wahab AS. 1996. Ilmu Kesehatan Anak Nelson. Jakarta: EGC.
  14. Wahab AS. 1996. Ilmu Kesehatan Anak Nelson. Jakarta: EGC.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29018987 (2026-03-08T13:20:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.