Lompat ke isi

Teknik reaksi kimia

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 23.08 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Teknik reaksi kimia (teknik reaksi atau teknik reaktor) adalah suatu subbidang teknik kimia atau kimia industri yang berfokus pada reaktor kimia. Istilah ini umumnya mengacu secara khusus pada sistem reaksi katalitik, yaitu ketika katalis homogen atau heterogen terdapat di dalam reaktor. Dalam beberapa kasus, reaktor tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi ke dalam suatu proses, misalnya pada bejana pemisahan reaktif, retort, beberapa jenis sel bahan bakar, dan permukaan fotokatalitik. Pengaruh pelarut terhadap kinetika reaksi juga dianggap sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari bidang ini.[1]

Asal-usul teknik reaksi kimia

Teknik reaksi kimia sebagai suatu disiplin ilmu mulai berkembang pada awal tahun 1950-an atas dorongan para peneliti di pusat penelitian Shell Amsterdam dan Universitas Delft. Istilah teknik reaksi kimia (chemical reaction engineering) diduga pertama kali diperkenalkan oleh J.C. Vlugter ketika mempersiapkan Simposium Eropa Pertama tentang Teknik Reaksi Kimia yang diselenggarakan di Amsterdam pada tahun 1957.

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29522379 (2026-08-04T02:51:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.