Tirai gelembung
Tirai gelembung adalah suatu sistem yang menghasilkan gelembung dengan susunan tertentu di dalam air. Sistem ini juga disebut sebagai penghalang pneumatik. Teknik ini didasarkan pada gelembung udara (gas) yang keluar di bawah permukaan air, pada umumnya pada dasar air. Ketika gelembung naik, gelembung ini bertindak sebagai penghalang atau tirai, memecah perambatan gelombang atau penyebaran partikel dan kontaminan lainnya.
Kegunaan
Tirai gelembung dapat digunakan untuk tujuan berikut:
- untuk mengurangi perambatan gelombang kejut (seperti gelombang akustika dari motor atau pemancangan tiang, dan ledakan),
- untuk mengurangi penyebaran cairan atau puing yang mengambang pada permukaan air
- untuk mencegah intrusi garam
- untuk mengontrol pergerakan ikan
- untuk dekorasi dan pemberian udara di dalam akuarium
Pada Juni 2010, County Okaloosa, Florida menggunakan tirai gelembung udara untuk membantu melindungi garis pantai di Teluk Choctawhatchee dari minyak yang dihasilkan pada Teluk Meksiko akibat kebocoran minyak Deepwater Horizon. Mereka berharap dapat mendorong minyak naik ke permukaan sehingga kapal pengambil sampah dapat mengumpulkan minyak. Perusahaan minyak multinasional Britania Raya BP, yang disebut oleh pemerintah Amerika Serikat sebagai pihak yang bertanggung jawab terhadap kebocoran minyak, menanggung biaya dari proyek ini.
Peralatan
Sistem teknis pada dasarnya terdiri dari kompresor dan pipa atau selang dengan nosel. Ketika digunakan untuk mengurangi gelombang akustika dari pemancangan tiang, umumnya digunakan lipatan distribusi yang terbuat dari plastik atau karet.
Pemancangan tiang lepas pantai
Pemancangan tiang yang berkaitan dengan konstruksi lepas pantai, terkhusus fondasi tiang tunggal dari pembangkit listrik tenaga angin lepas pantai, menghasilkan bising bawah laut dengan tingkat yang sangat tinggi, mampu menyebabkan kerusakan pendengaran pada organisme laut dan menakuti hewan pada radius sepuluh kilometer dari tapak proyek. Tirai gelembung skala besar saat ini sering digunakan untuk memitigasi dampak tersebut karena teknik ini dapat mengatenuasikan bising secara signifikan, khususnya pada frekuensi yang lebih tinggi, di atas 1 kHz.
Lihat pula
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29589117 (2026-08-16T15:06:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.