Metomil
Metomil adalah insektisida karbamat yang digunakan untuk membunuh serangga dan hama. Metomil sangat beracun bagi manusia, hewan, dan satwa liar. Sifat-sifat Metomil Berbentuk kristal putih, Berbau belerang, Larut dalam air, Sangat beracun bagi mamalia, Penghambat kolinesterase.
Penggunaan Metomil
- Mengendalikan hama serangga pada tanaman sayur, buah, dan ladang
- Mengendalikan hama serangga pada tembakau, kapas, dan tanaman hias komersial
- Mengendalikan hama serangga di dalam dan di sekitar kandang unggas dan peternakan sapi perah
- Sebagai umpan lalat
- Sebagai akarisida untuk mengendalikan kutu dan laba-laba
Methomyl adalah insektisida berspektrum luas yang digunakan untuk membunuh hama serangga. Methomyl terdaftar untuk penggunaan komersial/profesional dalam kondisi tertentu di lokasi termasuk ladang, sayuran, dan tanaman kebun; lahan gambut (hanya lahan berumput); tempat tinggal ternak ; tempat usaha; dan tempat pembuangan sampah. Produk yang mengandung 1% Methomyl tersedia untuk masyarakat umum untuk dijual eceran, tetapi formulasi yang lebih kuat diklasifikasikan sebagai pestisida dengan penggunaan terbatas: tidak terdaftar untuk penggunaan rumah tangga atau nonprofesional. Namun, Heliothis virescens mengembangkan resistensi terhadap methomyl dalam waktu 5 tahun. Spesies lain seperti Helicoverpa assulta juga mengembangkan resistensi setelah terpapar.
Lihat pula
- ZPT
- Residu pestisida
- Dampak lingkungan dari pestisida
- Herbisida
- Bakterisida
- Fungisida
- Insektisida
- Nematisida
- Virusida
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29011893 (2026-03-05T15:04:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.