Lompat ke isi

Sisplatin

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 04.07 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Cisplatin-stereo

Sisplatin adalah agen kemoterapi. Obat ini adalah anggota pertama dari kelompok obat anti-kanker yang mengandung platina, yang di dalamnya juga termasuk karboplatin dan oksaliplatin.[1] Kompleks platina kompleks bereaksi dalam tubuh, berikatan ke DNA dan menyebabkan untaian DNA menjadi crosslink, yang pada akhirnya memicu sel-sel mati dengan terprogram.

Sisplatin ditemukan pada tahun 1972.[2] Obat ini termasuk dalam daftar Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia, obat-obatan paling penting yang dibutuhkan dalam sistem kesehatan dasar.[3]

Penggunaan medis

Cisplatin diberikan secara intravena sebagai infus jangka pendek dalam larutan saline untuk pengobatan kanker ganas. Obat ini digunakan untuk mengobati berbagai jenis kanker, seperti sarkoma, beberapa karsinoma (misalnya, sel kecil kanker paru-paru, karsinoma sel skuamosa kepala dan leher dan kanker ovarium), limfoma, kanker kandung kemih, kanker serviks.[4]

Cisplatin sangat efektif melawan kanker testis; tingkat kesembuhan akan meningkat dari 10% sampai 85%.[5]

Pranala luar

Referensi

  1. M. G. Apps. The state-of-play and future of platinum drugs. Endocrine-related Cancer. 2015. Vol. 22 (4). hlm. 219–233. doi:10.1530/ERC-15-0237.
  2. S. R. Walker. Trends and Changes in Drug Research and Development. Springer Science & Business Media. 2012. hlm. 109. ISBN 9789400926592.
  3. www.who.int.
  4. Cisplatin. National Cancer Institute.
  5. Treatment of testicular cancer: a new and improved model. J. Clin. Oncol. 1 November 1990. Vol. 8 (11). hlm. 1777–81.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28712659 (2025-12-18T02:11:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.