Raksa(II) klorida

Raksa(II) klorida atau sublimat[1] adalah senyawa kimia yang terdiri dari raksa dan klorida dengan rumus HgCl2. Senyawa padat berwarna putih ini merupakan pereaksi kimia yang digunakan di dalam laboratorium. Senyawa molekuler ini pernah digunakan untuk menangani penyakit sifilis, tetapi kini sudah tidak lagi dipakai karena raksa merupakan unsur yang beracun. Selain itu, sudah tersedia obat yang lebih baik untuk penyakit sifilis. Kegunaan utama raksa(II) klorida saat ini adalah sebagai katalis untuk mengubah asetilena menjadi vinil klorida, yang merupakan pendahulu polivinilklorida:
- C2H2 + HCl → CH2=CHCl
Produksi
Raksa(II) klorida dapat dihasilkan dari reaksi berikut:[2]
- HgNO3 + 2 HCl → HgCl2 + H2O + NO2,
Referensi
- ↑ Entri: sublimat. KBBI V.
- ↑ Vol. 7. hlm. 197.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29612270 (2026-08-21T22:49:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.