Lompat ke isi

Karl Ziegler

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 08.52 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 18601808; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Karl Waldemar Ziegler (26 November 189812 Agustus 1973) ialah seorang kimiawan Jerman yang memenangkan Nobel Kimia pada tahun 1963, bersama Giulio Natta, untuk karya pada polimer. Pada tahun 1960, Ziegler dianugerahi Cincin Werner von Siemens, bersama dengan Otto Bayer dan Walter Reppe, atas pengembangan for expanding the scientific knowledge of and the technical development of new synthetic materials.

Karl Ziegler lahir di Helsa, dekat Kassel, Kerajaan Prusia, dan dididik di Universitas Marburg. Pada tahun 1943, Ziegler menjadi profesor kehormatan di Universitas Teknologi Aachen dan direktur Max-Planck-Institut für Kohlenforschung.

Selama 26 tahun di Max-Planck-Institut fur Kohlenforschung, Mülheim/Ruhr, dari tahun 1943 hingga 1969, Ziegler mengerjakan sebagian besar karyanya pada katalis Ziegler-Natta.

Ziegler meninggal di Mulheim, dalam usia 74 tahun.

Lihat pula

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 18601808 (2021-07-02T07:35:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.