Lompat ke isi

Tretinoin

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 08.58 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Tretinoin structure

Tretinoin, yang juga dikenal sebagai asam retinoat all-trans (ATRA), adalah obat yang digunakan untuk pengobatan jerawat dan leukemia promielositik akut.[1][2][3] Untuk jerawat, obat ini dioleskan ke kulit sebagai krim, gel atau salep.[4] Untuk leukemia, obat ini diminum selama tiga bulan.[5] Tretinoin topikal juga merupakan terapi retinoid yang paling banyak diteliti dalam penggunaannya mengobati penuaan kulit.[6]

Efek samping saat memakai krim tretinoin adalah kemerahan kulit, pengelupasan, dan sensitivitas terhadap matahari.[7] Bila digunakan secara oral, efek samping termasuk sesak napas, sakit kepala, mati rasa, depresi, kekeringan kulit, gatal-gatal, rambut rontok, muntah-muntah, nyeri otot, dan masalah penglihatan.[8] Efek samping parah lainnya termasuk peningkatan jumlah sel darah putih dan penggumpalan darah.[9] Penggunaan selama kehamilan tidak direkomendasikan karena ada risiko kelainan bawaan.[10][11] Tretinoin termasuk keluarga obat retinoid.[12]

Tretinoin dipatenkan pada tahun 1957, dan disetujui untuk penggunaan medis pada tahun 1962.[13] Obat ini termasuk dalam daftar obat esential yang diterbitkan Organisasi Kesehatan Dunia.[14] Tretinoin tersedia sebagai obat generik.[15] Pada tahun 2020, ini adalah obat yang paling sering diresepkan ke-230 di Amerika Serikat, dengan lebih dari 2 juta resep.[16][17]

Referensi

  1. Tretinoin. The American Society of Health-System Pharmacists.
  2. Resistance to Targeted Therapies Against Adult Brain Cancers. Springer. 2016. hlm. 123. ISBN 978-3-319-46505-0.
  3. British national formulary : BNF 69. British Medical Association. 2015. hlm. 627, 821–822. ISBN 978-0-85711-156-2.
  4. British national formulary : BNF 69. British Medical Association. 2015. hlm. 627, 821–822. ISBN 978-0-85711-156-2.
  5. Tretinoin. The American Society of Health-System Pharmacists.
  6. Retinoids, topical. American Osteopathic College of Dermatology.
  7. British national formulary : BNF 69. British Medical Association. 2015. hlm. 627, 821–822. ISBN 978-0-85711-156-2.
  8. Tretinoin. The American Society of Health-System Pharmacists.
  9. Tretinoin. The American Society of Health-System Pharmacists.
  10. Tretinoin. The American Society of Health-System Pharmacists.
  11. Tretinoin (Vesanoid) Use During Pregnancy. Drugs.com. 25 July 2019.
  12. Resistance to Targeted Therapies Against Adult Brain Cancers. Springer. 2016. hlm. 123. ISBN 978-3-319-46505-0.
  13. Analogue-based Drug Discovery. John Wiley & Sons. 2006. hlm. 476. ISBN 978-3-527-60749-5.
  14. World Health Organization model list of essential medicines: 21st list 2019. World Health Organization. 2019.
  15. Tretinoin topical. The American Society of Health-System Pharmacists.
  16. The Top 300 of 2020. ClinCalc.
  17. Tretinoin – Drug Usage Statistics. ClinCalc.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27779889 (2025-09-05T02:39:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.