Lompat ke isi

Pirenoksin

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 09.05 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Pirenoxine

Pirenoksin (disingkat PRX) adalah obat yang digunakan dalam pengobatan dan pencegahan katarak.

Sebuah laporan dalam jurnal Inorganic Chemistry menunjukkan bahwa dalam larutan cair, pirenoksin dapat menyebabkan penurunan kekeruhan larutan kristalin yang diproduksi untuk meniru lingkungan mata. Pirenoksin berinteraksi dengan selenite atau ion kalsium yang telah terbukti sebagai faktor yang menyebabkan pembentukan katarak lensa.[1]

Pirenoksin mengurangi kekeruhan larutan lensa mata, mengandung kalsium hingga 38% dan mengurangi kekeruhan larutan selenit hingga 11%.[2]

“...tidak ada penelitian yang diawasi yang membuktikan kegunaan obat tetes ini. Di Kanada dan di Amerika Serikat, obat ini dianggap homeopati—di mana obat ini mungkin tidak membahayakan tetapi diragukan memiliki nilai perlindungan."[3]

Referensi

  1. Ditopic complexation of selenite anions or calcium cations by pirenoxine: an implication for anti-cataractogenesis. Inorganic Chemistry. January 2011. Vol. 50 (1). hlm. 365–77. doi:10.1021/ic102151p.
  2. R. O. Staff. Can Chinese Drop Clear Cataracts?. www.reviewofoptometry.com.
  3. Can Catalin Eye Drops Protect Eyes From Cataracts? Answered by Jeffrey Whitman MD OCS on Febr. 21, 2014 on the website of the American Academy of Ophthalmology.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27939330 (2025-10-08T08:08:40Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.