Fosil jejak
Fosil jejak atau iknofosil (; dari ikhnos "jejak") adalah catatan geologis dari aktivitas biologis.[1] Mereka masuk ke golongan fosil, tetapi bukan makhluk hidup itu sendiri. Kemungkinan contoh yang paling umum diketahui adalah fosil jejak kaki dinosaurus.
Ichnofosil bisa berupa jejak yang terbentuk di sebuah substrat oleh suatu makhluk hidup. Contohnya adalah galian hewan,[2] jejak kaki, dan rongga akar. Iknofosil juga berarti material yang diproduksi oleh suatu organisme, contohnya koprolit atau petanda kimiawi. Contoh yang paling umum diketahui adalah stromatolit, yang diproduksi oleh bakteri. Namun, sebagian besar struktur sedimen (contohnya yang terbentuk dari cangkang kerang kosong yang menggelinding di dasar laut) tidak terbentuk dari perilaku sebuah organisme, dan oleh karena itu tidak termasuk fosil jejak.
Studi mengenai fosil jejak disebut dengan iknologi. Jejak ini dapat memberi tahu kita mengenai perilaku hewan, dan umumnya tak memberi suatu petunjuk mengenai afinitas biologi mereka. Mereka diberi nama sendiri dalam taksonomi, berdasarkan penampilan dan/atau perilaku mereka, berdasarkan petunjuk dari fosil jejak organisme yang terkait.
Galeri
Lihat Pula
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29419699 (2026-07-04T16:05:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.