Lompat ke isi

Dekarburisasi oksigen argon

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 09.16 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Dekarburisasi argon oksigen atau Argonoxygen decarburization (AOD) adalah proses yang terutama digunakan dalam pembuatan baja tahan karat dan paduan bermutu tinggi lainnya dengan unsur-unsur yang dapat teroksidasi seperti kromium dan aluminium. Setelah peleburan awal, logam tersebut kemudian dipindahkan ke bejana AOD di mana logam tersebut akan menjalani tiga langkah pemurnian; dekarburisasi, reduksi, dan desulfurisasi.[1][2][3]

Proses AOD ditemukan pada tahun 1954 oleh Divisi Lindé dari The Union Carbide Corporation (yang kemudian dikenal sebagai Praxair pada tahun 1992).

Proses AOD biasanya dibagi dalam tiga langkah utama: dekarburisasi, reduksi, dan desulfurisasi.

Referensi

  1. W. A. Krivsky. The linde argon-oxygen process for stainless steel; A case study of major innovation in a basic industry. Metallurgical Transactions. 1973. Vol. 4 (6). hlm. 1439–1447. doi:10.1007/BF02667991.
  2. Heikki Jalkanen. Converter Steelmaking. Treatise on Process Metallurgy: Industrial Processes. Elsevier. 2014. doi:10.1016/C2010-0-67121-5. ISBN 9780080969886.
  3. History . Unioncarbide.com (1917-11-01). Retrieved on 2013-12-28.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25492923 (2024-03-30T12:17:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.