Lompat ke isi

Glikoprotein

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 13.22 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28884011; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Glikoprotein () adalah kelompok protein besar dan beragam yang memiliki satu atau lebih molekul gula yang dikenal sebagai oligosakarida, yang berikatan secara kovalen. Protein yang beragam ini memiliki berbagai fungsi yaitu mengaktifkan respon imun, sinyal sel dan proses penyakit.

Glikoprotein terbentuk melalui glikosilasi, merupakan reaksi enzimatik kompleks dan reversible yang terjadi di semua domain kehidupan. Glikolisasi dapat terjadi sebagai bentuk dari modifikasi pasca-translasi (), atau secara co-translasi, seperti yang terjadi dengan N-glikolisasi. Ada 6 tipe glikolisasi:

  1. N-glikolisasi: Oligosakaridan terhubung pada nitrogen pada residu asparagin.
  2. O-glikolisasi: Oligosakarida terhubung pada oksigen, umumnya pada residu serin atau treonin.
  3. C-glikolisasi: Ikatan karbon-karbon menghubungkan manosa dengan cincin indol triptofan.
  4. S-glikolisasi: Oligosakarida terhubung pada sulfur dari residu sistein.
  5. Phosphoglycosylation: Ikatan fosfodiester menghubungkan glikan denga residu serin atau treonin.
  6. Glypiation: Jangkar glikosilfosfatidilinositol ditambahkan (protein dan fosfolipid dihubungkan oleh inti glikan).

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28884011 (2026-01-23T10:43:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.