Lompat ke isi

Fusi sel

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 13.31 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 23908089; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Fusi sel adalah fusi yang terjadi pada sel dan merupakan proses yang sangat penting dengan regulasi ketat yang terjadi pada proses diferensiasi sel pembentuk jaringan dan organ tubuh, sepanjang lintasan morfogenesis atau embriogenesis. Beberapa jenis sel akan mengalami fusi sepanjang rentang hidup organisme induknya, seperti sel sperma dan sel telur pada proses fertilisasi, tropoblas pada saat pembentukan plasenta, makrofaga pada saat pembentukan sel raksasa (giant cell) dan osteoklas, mioblas pada pembentukan miofiber dan miotuba, namun pada umumnya, hampir seluruh sel di dalam tubuh bertahan tanpa fusi dan hanya memiliki inti sel tunggal. Oleh sebab itu, penyimpangan fusi sel dapat merupakan indikasi lintasan karsinogenesis atau perkembangan tumor.

Fusi mioblas

Salah satu jenis fusi sel adalah fusi mioblas, yang membentuk dan memperbaiki jaringan otot.

Ekspresi nefrin ditemukan pada sel yang sedang berfusi. Peningkatan ekspresi nefrin juga terjadi pada distropi otot yang memerlukan perbaikan miogenik.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23908089 (2023-07-26T15:47:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.