Lompat ke isi

Neurosteroid

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 13.33 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28948147; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Neurosteroid () adalah jenis steroid, baik alami maupun sintetik yang dengan cepat dapat mengubah kapasitas neuron untuk menerima dan bereaksi terhadap stimulus serta mengaktivasi atau meneruskan potensi selularnya, dengan mengikat pada pencerap membran, seperti pada ekspresi neurotransmiter excitatory atau inhibitory.

Neurosteroid tidak berinteraksi dengan pencerap steroid sitosol hormonal klasik, melainkan mengikat pencerap GABA atau kompleks kanal klorida di dalam sistem saraf pusat. Walaupun demikian, hormon steroid klasik seperti estradiol-17beta, testosteron dan progesteron, serta prohormon DHEA tergolong juga sebagai neurosteroid.

Neurosteroid disintesis de novo di dalam otak pada saat stres, kehamilan, konsumsi etanol; dan terganggunya regulasi transmisi steroid pada GABA seperti pada saat panik, depresi, schizophrenia, ketergantungan pada alkohol dan epilepsi katamenial. Neurosteroid seperti ALLO dan THDOC memiliki sifat menenangkan dan anti-konvulsan, sedangkan pregnenolon sulfat dan DHEA-S memberikan efek bersemangat, pro-konvulsan dan memelihara fungsi ingatan.

Rujukan

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28948147 (2026-02-10T12:05:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.