Lompat ke isi

Kromium(II) oksida

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 13.43 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27514720; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Kromium(II) oksida adalah sebuah senyawa anorganik dari kromium dan oksigen dengan rumus kimia CrO. Senyawa ini memiliki wujud bubuk berwarna hitam yang mengkristal dalam struktur garam batu. Hipofosfit dapat mereduksi kromium(III) oksida menjadi kromium(II) oksida:

H3PO2 + 2 Cr2O3 → 4 CrO + H3PO4

Senyawa ini mudah teroksidasi oleh atmosfer. CrO bersifat basa, sedangkan bersifat asam, dan bersifat amfoter.

CrO muncul dalam spektrum nova merah terang, yang terjadi saat dua bintang bertabrakan. Tidak diketahui mengapa nova merah adalah satu-satunya objek yang memiliki molekul ini; satu kemungkinan penjelasannya adalah proses nukleosintesis yang belum diketahui.

Lihat pula

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27514720 (2025-07-09T00:49:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.