Lompat ke isi

Prekursor monoamina

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 14.03 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Berkas:L-Tryptophan - L-Tryptophan.svg
L-Tryptophan - L-Tryptophan

Istilah prekursor monoamina merujuk pada prekursor monoamina dan neurotransmiter monoamina dalam tubuh. Asam amino L-triptofan dan L-5-hidroksitriptofan (5-HTP atau oksitriptan) adalah prekursor serotonin dan melatonin, sedangkan asam amino L-fenilalanina, L-tirosina, dan L-DOPA (levodopa) adalah prekursor dopamin, epinefrin (adrenalin), dan norepinefrin (noradrenalin).[1][2]

Pemberian prekursor monoamina dapat meningkatkan kadar neurotransmiter monoamina dalam tubuh dan otak.[3] Prekursor monoamina dapat digunakan dalam kombinasi dengan penghambat dekarboksilase asam amino L aromatik selektif perifer (penghambat AAAD, juga dikenal sebagai penghambat dekarboksilase DOPA (DDC)) seperti karbidopa dan benserazida untuk membatasi metabolisme dan aktivasi di perifer. Karbidopa/levodopa dan levodopa/benserazida digunakan untuk meningkatkan kadar dopamin otak dalam pengobatan penyakit Parkinson.[4] Karbidopa/oksitriptan (EVX-101), yang meningkatkan kadar serotonin otak, sedang dikembangkan sebagai antidepresan untuk kemungkinan penggunaan dalam pengobatan depresi.[5][6]

Droksidopa (L-DOPS) adalah prekursor sintetis atau bakal obat norepinefrin yang digunakan secara oral dalam pengobatan jenis hipotensi tertentu dan kondisi lainnya.[7][8] Dipivefrina adalah prekursor sintetis atau bakal obat epinefrin yang digunakan sebagai obat mata.[9]

Lihat juga

Referensi

  1. Ingrid Kohlstadt. Food and Nutrients in Disease Management. CRC Press. 19 April 2016. ISBN 9781420067637.
  2. John Fernandes. Inborn Metabolic Diseases: Diagnosis and Treatment. Springer. 22 November 2006. ISBN 9783540287858.
  3. John Fernandes. Inborn Metabolic Diseases: Diagnosis and Treatment. Springer. 22 November 2006. ISBN 9783540287858.
  4. Levodopa in the treatment of Parkinson's disease: current status and new developments. J Parkinsons Dis. January 2013. Vol. 3 (3). hlm. 255–69. doi:10.3233/JPD-130186.
  5. Serotonin a la carte: supplementation with the serotonin precursor 5-hydroxytryptophan. Pharmacol Ther. March 2006. Vol. 109 (3). hlm. 325–338. doi:10.1016/j.pharmthera.2005.06.004.
  6. Sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia.
  7. L-Dihydroxyphenylserine (L-DOPS): a norepinephrine prodrug. Cardiovasc Drug Rev. 2006. Vol. 24 (3–4). hlm. 189–203. doi:10.1111/j.1527-3466.2006.00189.x.
  8. Phenols in Pharmaceuticals: Analysis of a Recurring Motif. J Med Chem. May 2022. Vol. 65 (10). hlm. 7044–7072. doi:10.1021/acs.jmedchem.2c00223.
  9. Phenols in Pharmaceuticals: Analysis of a Recurring Motif. J Med Chem. May 2022. Vol. 65 (10). hlm. 7044–7072. doi:10.1021/acs.jmedchem.2c00223.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28968528 (2026-02-16T14:19:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.