Lompat ke isi

Emas(III) oksida

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 14.04 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Au2O3structure

Emas(III) oksida adalah sebuah senyawa anorganik biner dari emas dan oksigen dengan rumus kimia Au2O3. Senyawa ini memiliki wujud padatan berwarna merah kecokelatan yang terurai pada suhu 298 °C.[1]

Menurut kristalografi sinar-X, AuO memiliki pusat emas planar persegi dengan oksida berkoordinasi 2 dan 3. Keempat jarak ikatan Au-O berkisar antara 193 hingga 207 pm.[2] Kristal ini dapat dibuat dengan memanaskan emas(III) oksida terhidrasi amorf dengan asam perklorat dan suatu logam alkali perklorat dalam tabung kuarsa tertutup pada suhu sekitar 250 °C dan tekanan sekitar 30 MPa.[3]

Pranala luar

Referensi

  1. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  2. Jones, P. G. Gold(III) oxide. Acta Crystallographica Section B. 1979. Vol. 35 (6). hlm. 1435. doi:10.1107/S0567740879006622.
  3. Peter G. Jones. Gold(III) oxide and oxychloride. Gold Bulletin. 1980. Vol. 13 (2). hlm. 56. doi:10.1007/BF03215453.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27514937 (2025-07-09T01:00:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.