Alkaloid koka

Alkaloid koka adalah biomolekul yang berasal dari tanaman koka.[1]
Sumber
Alkaloid diisolasi dari daun koka.[2] Daun kering koka mengandung sekitar 2,5% alkaloid.[3] Kandungannya bervariasi tergantung pada daerah tumbuh, metode ekstraksi, umur, dan penyimpanan daun.[4]
Anggota
Alkaloid utama dari koka adalah (-)-kokain,[5] yang membentuk antara 20 dan 90% dari total kandungan alkaloid.[6] Anggota lainnya antara lain alkaloid tropana seperti ekgonina,[7] tropinona, dan tropakokain;[8] serta alkaloid pirolidina higrina dan kuskohigrina.[9]
Sifat-sifat
(–)-Kokain hidroklorida dulunya digunakan sebagai anestesi lokal. Ini merupakan narkotika ilegal dan zat adiktif. (–)-Kokain memiliki antara lain efek peningkatan kinerja jangka pendek dan euforia. Ekgonina juga memiliki sifat stimulan dan peningkatan kinerja, tetapi kurang adiktif daripada (-)-kokain.[10]
Referensi
- sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia ↑
- sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia ↑
- sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia ↑
- Sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia. ↑
- sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia ↑
- sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia ↑
- sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia ↑
- sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia ↑
- sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia ↑
- sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia ↑
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29316067 (2026-06-06T00:30:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.