Lompat ke isi

Prostaglandin

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 14.11 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Prostaglandin H2

Prostaglandin pertama kali diketemukan dari cairan mani manusia pada sekitar tahun 1930 oleh Ulf von Euler dari Swedia. Oleh karena diduga berasal dari kelenjar prostat, sang penemu memberinya nama prostaglandin.[1] Sekarang diketahui bahwa prostaglandin terdapat pada seluruh tubuh dan juga disintesis dalam paru-paru, hati, uterus, dan organ serta jaringan lain. Ketidakseimbangan dalam kandungan senyawa ini akan mengakibatkan rasa mual, diare, peradangan, demam, nyeri, asma, mengantuk atau penggumpalan darah. Adanya aspirin akan menghalangi pembentukan prostaglandin dengan cara mengasetilasi sehingga mendeaktivasi siklooksigenase, enzim yang dibutuhkan pada proses sintesis prostaglandin tersebut.[2]

Prostaglandin, seperti hormon, berfungsi layaknya senyawa sinyal tetapi hanya bekerja di dalam sel tempat mereka tersintesis. Rumus bangun prostaglandin adalah asam alkanoat tak jenuh yang terdiri dari 20 atom karbon yang membentuk 5 cincin. Prostaglandin tersintesis dari asam lemak dan asam arakidonat.

Prostaglandin F2α memberi efek peningkatan MMP-1 dan MMP-3.[3]

Pranala luar

Referensi

  1. Prostaglandins. Elmhurst College, Charles E. Ophardt.
  2. Organic Chemistry, Fifth Edition. Fessenden, Ralph J.; Fessenden, Joan S.
  3. Prostaglandin E2 and prostaglandin F2α differentially modulate matrix metabolism of human nucleus pulposus cells. Ferguson Laboratory for Orthopaedic Research, University of Pittsburgh Medical School; Vo NV, Sowa GA, Kang JD, Seidel C, Studer RK.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29358138 (2026-06-17T18:39:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.