Lompat ke isi

Haptoglobin

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 14.13 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Dalam serum darah, haptoglobin, Hp adalah protein dari golongan globulin-α2 yang mengusung hemoglobin yang terlepas dari sel darah merah yang telah rusak, dan membawanya menuju sistem retikuloendotelial,[1] umumnya adalah limpa. Ikatan yang terjadi antara haptoglobin dan hemoglobin merupakan ikatan kompleks protein yang sangat kuat sehingga tidak terjadi reaksi oksidasi. Kompleks protein ini sangat penting agar hemoglobin dapat terjangkau oleh enzim untuk didaur ulang, mencegah hilangnya zat besi ke dalam urin melalui ginjal dan melindungi ginjal dari kerusakan yang dapat ditimbulkan oleh pengendapan hemoglobin.[2]

Rasio serum haptoglobin akan meningkat saat terjadi peradangan dan menurun saat terjadi infeksi akut hemolitik atau infeksi akut akut pada hati.

Pada umumnya, sekresi haptoglobin terbanyak berasal dari hepatosit. Sekresi yang lain terjadi pada jaringan seperti kulit, paru dan ginjal. Gen haptoglobin terletak pada jaringan murina dan jaringan adiposa.[3]

Referensi

  1. Haptoglobin. Encyclopædia Britannica.
  2. Entrez Gene: HP.
  3. Trayhurn P, Wood IS. Adipokines: inflammation and the pleiotropic role of white adipose tissue. Br. J. Nutr. 2004. Vol. 92 (3). hlm. 347–55. doi:10.1079/BJN20041213.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28014353 (2025-10-16T10:57:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.