Pelemparan asam
Pelemparan asam, yang juga disebut serangan asam, serangan vitriol, vitriolase, atau serangan air keras, adalah sebuah bentuk dari serangan kekerasan yang didefinisikan sebagai tindakan melempar asam atau bahan korosif serupa terhadap tubuh orang lain "dengan tujuan menyakiti, melukai, menyiksa atau membunuh". Para pelaku serangan tersebut melempar asam ke korban mereka, biasanya ke wajah mereka, membakar mereka, merusak kulit, sering kali meledakkan dan terkadang mengenai tulang. Jenis paling umum dari asam yang digunakan dalam serangan tersebut adalah asam sulfurik dan asam nitrik. Asam hidroklorik terkadang digunakan, tetapi kurang mencederai. Akibat jangka panjang dari serangan tersebut meliputi kebutaan serta luka permanen pada wajah dan tubuh, disertai dengan kesulitan ekonomi, psikologi, dan sosial.
Saat ini, serangan asam dikabarkan di beberapa bagian di dunia. Sejak 1990an, Bangladesh telah mengambarkan jumlah tertinggi dari serangan tersebut dan tingkat kejadian tertinggi untuk wanita, dengan 3,512 orang Bangladesh diserang memakai asam antara 1999 dan 2013. Meskipun serangan asam terjadi di seluruh dunia, jenis kekerasan ini paling umum di Asia Selatan.
Referensi
Bacaan tambahan
- Breaking the Silence: Addressing Acid Attacks in Cambodia - The Cambodian Acid Survivors Charity
Pranala luar
- Acid Survivors Trust International
- "Without a Face": portraits of women survivors of acid attacks in Pakistan—by photographer Izabella Demavlys
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28455408 (2025-11-13T09:08:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.