Lompat ke isi

Uridina trifosfat

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 17.51 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29524879; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Uridina trifosfat (disingkat UTP) adalah nukleosida trifosfat pirimidina, yang terdiri dari basa organik urasil yang terikat pada karbon 1′ dari gula ribosa, dan diesterifikasi dengan asam tri-fosforat pada posisi 5′. Peran utamanya adalah sebagai substrat untuk sintesis RNA selama transkripsi. UTP merupakan prekursor untuk produksi CTP melalui CTP sintetase. UTP dapat disintesis dari UDP oleh nukleosida-difosfat kinase setelah menggunakan gugus fosfat dari ATP. UDP + ATP ⇌ UTP + ADP; baik UTP maupun ATP memiliki energi yang sama.

Homolognya dalam DNA adalah timidina trifosfat (TTP atau dTTP). UTP juga memiliki bentuk deoksiribosa (dUTP).

Peran dalam metabolisme

UTP juga berperan sebagai sumber energi atau aktivator substrat dalam reaksi metabolisme, seperti ATP, tetapi lebih spesifik. Ketika UTP mengaktifkan substrat (seperti glukosa-1-fosfat), UDP-glukosa terbentuk dan fosfat anorganik dilepaskan. UDP-glukosa memasuki sintesis glikogen. UTP digunakan dalam metabolisme galaktosa, di mana bentuk aktif UDP-galaktosa diubah menjadi UDP-glukosa. UDP-glukuronat digunakan untuk mengkonjugasikan bilirubin menjadi bilirubin diglukuronida yang lebih larut dalam air. UTP juga digunakan untuk mengaktifkan gula amino seperti glukosamina-1-fosfat menjadi UDP-glukosamina, dan N-asetil-glukosamina-1-fosfat menjadi UDP-N-asetilglukosamina.

Peran dalam mediasi reseptor

UTP juga berperan dalam memediasi respons melalui pengikatan ekstraseluler ke reseptor P2Y sel. UTP dan turunannya masih diteliti untuk penggunaannya dalam pengobatan manusia. Namun, ada bukti dari berbagai sistem model yang menunjukkan bahwa ia memiliki penggunaan dalam pertahanan patogen dan perbaikan cedera. Pada tikus, UTP telah ditemukan berinteraksi dengan reseptor P2Y4 untuk memediasi peningkatan produksi antibodi. Pada sel schwannoma, UTP mengikat reseptor P2YP jika terjadi kerusakan. Hal ini menyebabkan kaskade sinyal hilir yang mengarah pada perbaikan cedera.

Lihat juga

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29524879 (2026-08-04T14:34:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.