Mirakulin
Mirakulin adalah pengganti gula dalam bentuk glikoprotein yang diperoleh dari buah Synsepalum dulcificum. Buah beri yang dijuluki "buah keajaiban" ini pertama kali didokumentasi oleh penjelajah Chevalier des Marchais yang mencari buah-buahan baru selama perjalanannya ke Afrika Barat pada tahun 1725.
Mirakulin sendiri tidak manis. Namun, setelah lidah terkena mirakulin, mirakulin akan terikat pada lidah, dan makanan asam (seperti lemon) menjadi terasa manis. Rasa manis ini dapat bertahan hingga satu jam.
Substansi aktif mirakulin diisolasi oleh Prof. Kenzo Kurihara (栗原 堅三 Kurihara Kenzō) dari Jepang. Ia menerbitkan karyanya mengenai substansi ini di dalam jurnal Science pada tahun 1968.
Catatan kaki
Pranala luar
- Miracle Mystery Fruit Turns Sourness Sweet on NPR
- Miracle berry lets Japanese dieters get sweet from sour
- Documented tasting experiment
- [1] Protein Database Page
- Miracle Fruit's Trippy Effects Explained
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29570987 (2026-08-13T09:27:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.