Lompat ke isi

Seni kerawang

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 18.03 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Berkas:Openwork basket, Bow, c. 1754-1755, soft-paste porcelain - California Palace of the Legion of Honor - DSC07694.JPG
Keranjang kerawang, porselen Busur Inggris, c. 1754–1755

Seni kerawang () adalah istilah dalam sejarah seni, arsitektur, dan bidang terkait untuk teknik apa pun yang menghasilkan dekorasi dengan membuat lubang, tindikan, atau celah yang menembus bahan padat seperti logam, kayu, batu, tembikar, kain, kulit, atau gading.[1] Teknik-teknik tersebut telah sangat banyak digunakan dalam sejumlah besar budaya.

Istilah ini agak luwes, dan digunakan baik untuk teknik tambahan yang membangun rancangan, sebagai contoh sebagian besar fitur arsitektur, dan yang mengambil bahan polos dan membuat potongan atau lubang di dalamnya. Sama teknik seperti pengecoran menggunakan cetakan membuat seluruh desain dalam satu tahap, dan umum dalam kerawang. Meskipun banyak kerawang bergantung pada efeknya pada pemirsa yang melihat menembus objek, beberapa bagian menempatkan bahan berbeda di belakang kerawang sebagai latar belakang.

Referensi

  1. "Openwork." Grove Art Online, Oxford Art Online. Oxford University Press, accessed May 26, 2015, subscription required. Their article reads, in full: "Any form of decoration that is perforated". OED "Openwork", 1, where all examples cited from earlier than 1894 are hyphenated, though this is now less common than the single word.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25313697 (2024-02-15T18:51:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.