Lompat ke isi

Karbon tetraklorida

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 18.03 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Karbon tetraklorida, tetraklorometana atau dikenal dengan banyak nama lain (lihat di bawah), adalah senyawa kimia dengan rumus CCl4. Senyawa ini banyak digunakan dalam sintesis kimia organik. Dulunya karbon tetraklorida juga digunakan dalam pemadam api dan refrigerasi, tetapi sekarang sudah ditinggalkan. Pada keadaan standar (suhu kamar dan tekanan atmosfer), CCl4 adalah cairan tak berwarna dengan bau yang "manis".

Penamaan

Menurut tatanama IUPAC, senyawa ini dinamai karbon tetraklorida (jika dianggap sebagai senyawa anorganik) dan tetraklorometana (jika dianggap sebagai senyawa organik). Secara umum, senyawa ini memiliki banyak nama tidak resmi, seperti karbon tet, benziform, karbon klorida, metana tetraklorida, perklorometana, benzinoform, Freon 10, Halon 104, tetraform, dan tetrasol

Produksi

Kebanyakan karbon tetraklorida diproduksi melalui klorinasi karbon disulfida pada suhu 105-130 °C, dengan persamaan reaksi:

CS2 + 3Cl2 → CCl4 + S2Cl2

CCl4 juga merupakan produk samping dalam produksi diklorometana dan kloroform melalui reaksi:

CH4 + 4Cl2 → CCl4 + 4HCl

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29621401 (2026-08-23T12:15:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.