Nukleoprotein
Nukleoprotein adalah protein yang strukturnya terikat dengan asam nukleat,[1] baik DNA maupun RNA. Jenis-jenis nukleoprotein yaitu ribosom, nukleosom, dan protein nukleokapsid dari virus.
Contoh
Deoksiribonukleoprotein
Deoksiribonukleoprotein (DNP) adalah kompleks DNA dan protein. Contoh prototipikalnya adalah nukleosom, kompleks dengan DNA membungkus kelompok dari delapan protein histon di dalam sel eukariotik untuk membentuk kromatin. Protamin menggantikan histon saat spermatogenesis.
Ribonukleoprotein
Ribonukleoprotein (RNP) adalah kompleks RNA dan protein. Enzim telomerase, RNase P, hnRNP dan RNP nuklear (snRNPs), serta ribosom adalah ribonukleoprotein. Ribosom terdiri atas satu molekul dari 50 protein ribosom atau lebih bersama dengan tiga macam molekul RNA dalam prokariota atau empat macam dalam eukariota.
Beberapa virus hanya memiliki ribonukleoprotein sederhana, mengandung satu molekul RNA dan beberapa molekul protein yang identik. Virus-virus lain memiliki ribonukleoprotein atau deoksiribonukleoprotein kompleks yang mengandung sejumlah protein yang berbeda dan mempunyai jumlah molekul asam ribonuklet yang banyak.
Fungsi
Dalam sel eukariotik, DNA dikaitkan dengan sejumlah massa protein histon yang sama di dalam kompleks nukleoprotein yang padat bernama kromatin.[2] Deoksiribonukleoprotein dalam kompleks ini berinteraksi untuk membuat kompleks multiprotein dengan DNA yang bersangkut membuat struktur lengkung atau pilin. Deoksiribonukleoprotein berpartisipasi dalam pengaturan replikasi dan transkripsi DNA.[3]
Ribonukleoprotein mempunyai peran proteksi. Di dalam sel, mRNA tidak akan pernah ditemukan sebagai molekul bebas. RNA selalu berkaitan dengan ribonukleoprotein dan berfungsi sebagai kompleks ribonukleoprotein.[4]
Dengan cara yang sama, genom RNA virus dengan untai negatif tidak akan pernah ditemukan sebagai molekul RNA yang bebas. Ribonukleoprotein melindungi genom dari RNase.[5] Nukleoprotein sering merupakan antigen utama untuk virus karena mereka mempunyai determinan antigenik spesifik.
Struktur
Melalui metode kristalografi, spesifikasi struktur ruang dan fungsi biologis dari nukleoprotein dapat dipahami.[6][7] Banyak struktur nukleoprotein virus telah ditemukan, termasuk struktur virus flu,[8] rabies,[9] Ebola, Bunyamwera,[10] Schmallenberg,[11] Hazara,[12] demam Kongo,[13] dan Lassa.[14] Teknik penting untuk mendeteksi struktur nukleoprotein yaitu difraksi sinar-x, resonansi magnet inti dan mikroskop krio-elektron.
Lihat juga
Referensi
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Harvey Lodish. Molecular Cell Biology. 2000.
- ↑ Harrison Echols. Nucleoprotein structures initiating DNA replication, transcription, and site-specific recombination. The Journal of Biological Chemistry. 1990. Vol. 265. hlm. 14697–700.
- ↑ Harvey Lodish. Molecular Cell Biology. 2000.
- ↑ Rob WH Ruigrok. Nucleoproteins and nucleocapsids of negative-strand RNA viruses. Current Opinion in Microbiology. Vol. 14 (4). hlm. 504–510. doi:10.1016/j.mib.2011.07.011.
- ↑ Graeme K. Hunter G. K. (2000): Vital Forces. The discovery of the molecular basis of life. Academic Press, London 2000, .
- ↑ Nelson D. L., Cox M. M. (2013): Lehninger Biochemie. Springer, .
- ↑ Andy Ka-Leung Ng. Structure and sequence analysis of influenza A virus nucleoprotein. Science in China Series C: Life Sciences. 2009-05-27. Vol. 52 (5). hlm. 439–449. doi:10.1007/s11427-009-0064-x.
- ↑ Aurélie A. V. Albertini. Crystal Structure of the Rabies Virus Nucleoprotein-RNA Complex. Science. 2006-07-21. Vol. 313 (5785). hlm. 360–363. doi:10.1126/science.1125280.
- ↑ A. Ariza. Nucleocapsid protein structures from orthobunyaviruses reveal insight into ribonucleoprotein architecture and RNA polymerization. Nucleic Acids Research. 2013-06-01. Vol. 41 (11). hlm. 5912–5926. doi:10.1093/nar/gkt268.
- ↑ A. Ariza. Nucleocapsid protein structures from orthobunyaviruses reveal insight into ribonucleoprotein architecture and RNA polymerization. Nucleic Acids Research. 2013-06-01. Vol. 41 (11). hlm. 5912–5926. doi:10.1093/nar/gkt268.
- ↑ Rebecca Surtees. The crystal structure of the Hazara virus nucleocapsid protein. BMC Structural Biology. 2015-01-01. Vol. 15. hlm. 24. doi:10.1186/s12900-015-0051-3.
- ↑ Stephen D. Carter. Structure, Function, and Evolution of the Crimean-Congo Hemorrhagic Fever Virus Nucleocapsid Protein. Journal of Virology. 2012-10-15. Vol. 86 (20). hlm. 10914–10923. doi:10.1128/JVI.01555-12.
- ↑ Xiaoxuan Qi. Cap binding and immune evasion revealed by Lassa nucleoprotein structure. Nature. Vol. 468 (7325). hlm. 779–783. doi:10.1038/nature09605.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29573017 (2026-08-13T17:33:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.