Lompat ke isi

Hidroton

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 18.12 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
jmpl

Hidroton atau lightweight expanded clay aggregate (LECA) atau expanded clay (exclay) adalah agregat ringan dibuat dengan memanaskan tanah liat pada suhu 1.200 C dalam rotary kiln. Pemanasan dengan Gas menghasilkan gelembung tanah liat kecil. Hidroton adalah media tanam yg dpt dipakai berulang-ulang, Bentuknya yg tetap memungkinkan pertukaran oksigen dpt secara terus menerus, sehingga dpt menjaga kesehatan akar tanaman. Hidroton dapat digunakan untuk berbagai sistem hidroponik. Bentuk bulat merah seperti batu bata.

Berdasarkan pengalaman, penggunaan hidroton dalam pertanian dipandang lebih baik daripada menggunakan media hidroton padatan yang berukuran kecil seperti pasir malang, vermikulit dan sejenisnya karena perkembangan akar yang leluasa dan menghidari clogging (penyumbatan) pada aliran nutrisi, terutama pada sistim drip tetes. Akar berkembang dan terhindar dari pembusukan akar akibat terendam nutrisi.

LECA dikembangkan sekitar tahun 1917 di Kansas City, Missouri, untuk produksi di tanur putar dari agregat diperluas yang dipatenkan yang dikenal sebagai Haydite yang digunakan dalam konstruksi USS Selma, sebuah kapal laut yang diluncurkan pada tahun 1919. Mengikuti di AS adalah pengembangan serangkaian agregat yang dikenal sebagai Gravelite, Perlite, Rocklite, dll. Di Eropa, LECA dimulai di Denmark, Jerman, Belanda, dan Inggris.

Kegunaan umum dalam blok beton, pelat beton, tambalan geoteknik, beton ringan, pengolahan air, hidroponik, aquaponik dan hidrokultur.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22663768 (2023-01-16T05:17:43Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.