Brahmi (tumbuhan)
Bacopa monnieri adalah tumbuhan merambat menahun yang berasal dari lahan basah di India bagian selatan dan Timur, Australia, Eropa, Afrika, Asia, serta Amerika Utara dan Selatan. Ia dikenal dengan nama umum hisop air, brahmi, gratiola berdaun timi, dan peniwort India. Tumbuhan ini digunakan dalam pengobatan Ayurweda. Pada tahun 2019, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) memperingatkan produsen produk suplemen makanan yang mengandung tumbuhan ini agar tidak membuat klaim ilegal dan tidak terbukti bahwa ramuan tersebut dapat mengobati berbagai penyakit.
Deskripsi Fisik
Brahmi adalah tumbuhan ramuan non-aromatik. Daunnya sukulen, lonjong, dan berketebalan 4–6 mm. Daunnya berbentuk lonjong meruncing dan tersusun berlawanan pada batang. Bunganya kecil, aktinomorfik, dan putih, dengan empat hingga lima kelopak. Bahkan tumbuhan ini dapat tumbuh pada lingkungan yang sedikit payau. Perbanyakan sering kali dilakukan melalui setek.
Ekologi
Brahmi adalah salah satu spesies Bacopa yang paling tersebar luas. Biasanya tumbuh di daerah rawa di seluruh India, Nepal, Sri Lanka, Cina, Pakistan, Taiwan, Vietnam, Afrika tropis dan selatan, Madagaskar, Australia, Karibia, serta Amerika Tengah dan Selatan. Tumbuhan ini juga dijumpai di Florida, Louisiana, Texas, dan Hawaii.
Dahulu tumbuhan ini ditemukan tumbuh liar di rawa air tawar di Singapura dan daerah sekitarnya yang dikenal sebagai beremi.
Penelitian & Regulasi
Tumbuhan ini digunakan dalam pengobatan tradisional Ayurweda karena dipercaya dapat meningkatkan daya ingat dan mengobati berbagai penyakit. Tinjauan sistematis terhadap penelitian pendahuluan menemukan bahwa brahmi dapat meningkatkan kognisi, khususnya memori dan pembelajaran, meskipun efeknya baru dapat diukur setelah beberapa minggu penggunaan.
Fitokimia
Senyawa fitokimia berkarakter terbaik dalam brahmi adalah saponin triterpenoid tipe dammarane yang dikenal sebagai bakosida, dengan gugus jujubogenin atau pseudo-jujubogenin moitas sebagai unit aglikon. Bakosida terdiri dari 12 famili analog yang dikenal. Saponin lain yang disebut bakopasida I–XII diidentifikasi. Alkaloid brahmin, nikotin, dan herpestin telah dikatalogkan, bersama dengan D-manitol, apigenin, hersaponin, monnierasides I–III, cucurbitasin, dan plantainosida B.
Beberapa penelitian modern juga menunjukkan bahwa senyawa bacosida dalam Brahmi dapat membantu meningkatkan fungsi memori dan kejernihan mental.
Efek samping
Efek samping konsumsi brahmi yang paling sering dilaporkan pada manusia adalah mual, peningkatan motilitas saluran cerna, dan gangguan pencernaan.
Regulasi
Pada tahun 2019, FDA mengeluarkan surat peringatan kepada produsen suplemen makanan yang mengandung brahmi yang mengiklankan klaim kesehatan untuk mengobati atau mencegah penyakit perut, penyakit Alzheimer, hipoglikemia, tekanan darah, dan kegelisahan tidak terbukti dan ilegal. FDA menyatakan bahwa produk brahmi belum disetujui untuk tujuan ini atau tujuan medis apa pun, dan bahwa iklan yang menggunakannya untuk mengobati penyakit Alzheimer adalah penipuan.
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29069569 (2026-03-25T13:58:25Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.