Latoh
Latoh, anggur laut, atau bulung boni (Bali) adalah jenis rumput laut[1] dari genus Caulerpa[2] yang banyak tumbuh di daerah pesisir Pulau Jawa dan Bali.[3] Genus ini merupakan komoditas yang berpotensi untuk dikembangkan layaknya Eucheuma cottonii dan Gracilaria yang lebih dulu populer. Rumput laut ini merupakan bagian dari kelompok Chlorophyceae (alga hijau). Bentuknya mirip dengan buah anggur hijau, tetapi berukuran lebih kecil. [4] Anggur laut memiliki tekstur renyah dan memberikan sensasi meletup-letup ketika dimakan dan dapat dikonsumsi langsung sebagai sayur atau lalapan, tetapi harus dicuci terlebih dahulu dengan air tawar untuk mengurangi rasa asinnya.[5] Latoh juga dapat diolah menjadi masakan, salah satu olahan yang populer adalah rujak bulung kuah pindang yang berasal dari Bali.[6]
Pasar
Tidak heran jika pasar ekspor Caulerpa saat ini cukup terbuka meski di beberapa negara seperti Jepang sudah mengembangkan budidayanya. Rumput laut yang juga dikenal sebagai lawi-lawi atau latoh ini masuk dalam kategori tumbuhan tingkat rendah yang hidup dengan menempel pada substrat pasir. Di beberapa negara Asia, Caulerpa, selain sebagai konsumsi masyarakat juga digunakan sebagai obat pada beberapa jenis penyakit. Hal ini karena Caulerpa mengandung zat antibakteri, antimikroba, antijamur, serta zat bioaktif untuk penyakit tekanan darah tinggi dan tumor.
Kandungan
Kandungan klorofil (zat hijau daun) rumput laut ini bersifat antikarsinogenik. Juga kandungan serat, selenium, dan seng yang tinggi pada rumput laut ini bisa mereduksi estrogen (jenis hormon), karena disinyalir level estrogen yang terlalu tinggi bisa mendorong timbulnya kanker. Selain itu Caulerpa juga digunakan dalam penggunaan di akuarium untuk ikan hias yang berasal dari laut, sebagai hiasan yang bisa menstabilkan kualitas air dalam akuarium.
Untuk ciri-cirinya, berwarna hijau dengan thallus (cabang) berbentuk lembaran, batangan, dan bulatan. Selain itu memiliki tekstur lunak keras dan siphonous. Dengan rumpun berbentuk percabangan dari yang sederhana sampai yang kompleks sebagai representatif dari akar, batang, dan daun yang menjalar.
Sedangkan dalam perkembangbiakannya, terjadi dengan perkawinan gamet, spora, dan fragmentasi thallus atau vegetatif.
Spesies
Berikut adalah spesies yang kini diterima dalam genus Caulerpa:
- Caulerpa agardhii
- Caulerpa alternans
- Caulerpa ambigua
- Caulerpa andamanensis
- Caulerpa antoensis
- Caulerpa articulata
- Caulerpa ashmeadii
- Caulerpa bartoniae
- Caulerpa bikinensis
- Caulerpa biserrulata
- Caulerpa brachypus
- Caulerpa brownii
- Caulerpa buginensis
- Caulerpa cactoides
- Caulerpa chamnitzia
- Caulerpa chemnitzia
- Caulerpa cliftonii
- Caulerpa constricta
- Caulerpa coppejansii
- Caulerpa corynephora
- Caulerpa crispata
- Caulerpa cupressoides
- Caulerpa cylindracea
- Caulerpa denticulata
- Caulerpa dichotoma
- Caulerpa diligulata
- Caulerpa ellistoniae
- Caulerpa elongata
- Caulerpa falcifolia
- Caulerpa faridii
- Caulerpa fastigiata
- Caulerpa fergusonii
- Caulerpa filicoides
- Caulerpa filiformis
- Caulerpa flagelliformis
- Caulerpa flexilis
- Caulerpa floridana
- Caulerpa freycinettii
- Caulerpa geminata
- Caulerpa gracilis
- Caulerpa hedleyi
- Caulerpa heterophylla
- Caulerpa hodgkinsoniae
- Caulerpa holmesiana
- Caulerpa integerrima
- Caulerpa juniperoides
- Caulerpa kempfii
- Caulerpa laetivirens
- Caulerpa lagara
- Caulerpa lamourouxii
- Caulerpa lanuginosa
- Caulerpa lentillifera
- Caulerpa lessonii
- Caulerpa longifolia
- Caulerpa lucasii
- Caulerpa macra
- Caulerpa macrodisca
- Caulerpa manorensis
- Caulerpa matsueana
- Caulerpa megadisca
- Caulerpa mexicana
- Caulerpa microphysa
- Caulerpa muelleri
- Caulerpa murrayi
- Caulerpa nummularia
- Caulerpa obscura
- Caulerpa occidentalis
- Caulerpa okamurae
- Caulerpa oligophylla
- Caulerpa ollivieri
- Caulerpa opposita
- Caulerpa papillosa
- Caulerpa parvifolia
- Caulerpa parvula
- Caulerpa paspaloides
- Caulerpa pennata
- Caulerpa pinnata
- Caulerpa plumulifera
- Caulerpa prolifera
- Caulerpa pusilla
- Caulerpa qureshii
- Caulerpa racemosa
- Caulerpa remotifolia
- Caulerpa reniformis
- Caulerpa reyesii
- Caulerpa scalpelliformis
- Caulerpa sedoides
- Caulerpa selago
- Caulerpa serrulata
- Caulerpa sertularioides
- Caulerpa seuratii
- Caulerpa simpliciuscula
- Caulerpa spathulata
- Caulerpa subserrata
- Caulerpa taxifolia
- Caulerpa tongaensis
- Caulerpa trifaria
- Caulerpa turbinata
- Caulerpa urvilleana
- Caulerpa veravalensis
- Caulerpa verticillata
- Caulerpa vesiculifera
- Caulerpa vickersiae
- Caulerpa vieillardii
- Caulerpa vitifolia
- Caulerpa webbiana
- Caulerpa wysorii
- Caulerpa zeyheri
Pranala luar
Referensi
- ↑ http://lyanala.wordpress.com/2011/09/24/latoh-chlorophyceae/
- ↑ Maria Stephanie. Ensiklopedia dari Bumi Nusantara ke Piring Kita. Guru Bumi. 2024.
- ↑ Maria Stephanie. Ensiklopedia dari Bumi Nusantara ke Piring Kita. Guru Bumi. 2024.
- ↑ Maria Stephanie. Ensiklopedia dari Bumi Nusantara ke Piring Kita. Guru Bumi. 2024.
- ↑ Maria Stephanie. Ensiklopedia dari Bumi Nusantara ke Piring Kita. Guru Bumi. 2024.
- ↑ Maria Stephanie. Ensiklopedia dari Bumi Nusantara ke Piring Kita. Guru Bumi. 2024.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28915254 (2026-02-01T03:28:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.