Lompat ke isi

Singa laut jepang

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 23.08 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Berkas:Zalophus japonicus.JPG
Zalophus japonicus

adalah mamalia air yang diduga telah punah pada tahun 1970-an.[1][2]

Hingga 2003, singa laut jepang dianggap sebagai salah satu upaspesies dari singa laut California dengan nama Zalophus californianus japonicus. Tetapi, kemudian direklasifikasi sebagai spesies yang berbeda.[3] Beberapa ahli taksonomi masih menganggapnya sebagai upaspesies dari singa laut California. Hal ini telah dibantah bahwa Z. japonicus, Z. californianus, dan Z. wollenbaeki adalah spesies yang berbeda karena wilayah habitat mereka berjauhan dan perbedaan perilaku.

Habitat mereka di Laut Jepang, terutama di wilayah pesisir Kepulauan Jepang[4] dan Semenanjung Korea.[5] Mereka umumnya tumbuh di pantai berpasir yang terbuka dan datar, tetapi kadang-kadang di daerah berbatu.

Saat ini beberapa spesimen taksidermi dapat ditemukan di Jepang dan Pusat Biodiversitas Naturalis, Leiden, Belanda, yang dibeli oleh Philipp Franz von Siebold.[6] British Museum memiliki spesimen satu kulit dan empat tengkorak.[7]

Deskripsi fisik

Singa laut jepang jantan berwarna abu-abu gelap dengan berat sekitar 450 hingga 560 kg, mencapai panjang 2,3 hingga 2,5 m; lebih besar daripada singa laut California jantan. Betina jauh lebih kecil dengan panjang 1,6 m dan berwarna lebih terang daripada jantan.[8]

Habitat

Singa laut jepang ditemukan terutama di Laut Jepang sepanjang wilayah pesisir Semenanjung Korea, daratan Kepulauan Jepang (kedua sisi Samudera Pasifik dan Laut Jepang), Kepulauan Kuril, dan selatan ujung Semenanjung Kamchatka .[9][10]

Referensi

  1. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  2. アザラシ目 アシカ科 絶滅危惧IA類(CR). Ministry of the Environment.
  3. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  4. ニホンアシカ剥製標本. Research Center for Coastal Lagoon Environments (ReCCLE). Universitas Shimane.
  5. Itoo Tetsuro, Fujita Akiyoshi, Kubo Kin-ya. 朝鮮半島周辺海域の鰭脚類 : 朝鮮の古文献のニホンアシカとゴマフアザラシ. Wildlife conservation Japan. Association of Wildlife and Human Society. 31-07-2001. Vol. 6 (2). hlm. 51-66.
  6. ニホンアシカ剥製標本. Research Center for Coastal Lagoon Environments (ReCCLE). Universitas Shimane.
  7. ニホンアシカ剥製標本. Research Center for Coastal Lagoon Environments (ReCCLE). Universitas Shimane.
  8. アザラシ目 アシカ科 絶滅危惧IA類(CR). Ministry of the Environment.
  9. アザラシ目 アシカ科 絶滅危惧IA類(CR). Ministry of the Environment.
  10. Zalophus californianus japonicus (EX), Red Data Book Tottori (mammals), Tottori Prefecture, Japan, hlm. 34.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 24246807 (2023-09-16T11:23:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.