Lompat ke isi

Melati air

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 23.09 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Hoa lan nước

Melati air (Aquarius cordifolius) atau sinonimnya Echinodorus cordifolius, merupakan tumbuhan dari famili Alismataceae yang dapat tumbuh di media yang tergenang air (helofit). Tumbuhan ini berasal dari bioma beriklim subtropis, dengan rentang sebaran mulai dari Amerika Serikat bagian tengah dan tenggara, Karibia, Meksiko timur, hingga Venezuela. Nama ilmiah Aquarius cordifolius pertama kali dipublikasikan oleh botanis Maarten Joost Maria Christenhusz pada tahun 2018.[1]

Tanaman ini berasal dari Meksiko, Hindia Barat, Amerika Tengah, Amerika Selatan (hingga Paraguay) dan Amerika Serikat bagian tenggara (dari Texas hingga Florida dan hingga Iowa di utara).[2]

Pemerian

Melati air adalah tumbuhan anggota famili Alisma dengan bunga yang menyerupai bunga arrowhead (Sagittaria sagittifolia), dan ia tumbuh dalam kondisi serupa. Tanaman ini dapat tumbuh hingga setinggi 1,2 meter dan seringkali melengkung atau tergeletak di tanah.

Melati air tumbuh di air, rawa, tepian berlumpur, atau terkadang di pasir basah. Setiap tumbuhan memiliki daun bertangkai panjang yang berkelompok dengan batang bunga yang menjulang di antaranya. Bunganya memiliki 3 sepal hijau, 3 petal berwarna putih atau merah muda, 6 benang sari atau lebih, dan beberapa putik. Benang sari dan putik dapat berada pada bunga yang terpisah.[3]

Habitat dan ekologi

Bunga ini ditemukan di rawa-rawa, paya-paya, parit, dan kolam. Bunga ini mekar dari musim semi hingga musim gugur.[4]

Budi daya

Melati air tumbuh optimal pada kisaran pH 6,2 hingga 7,1 dan toleran terhadap kesadahan air dari 4 hingga 12°LU (71,43 - 214,29 ppm). Kisaran suhu ideal adalah antara 22 - 28°C (71,6 - 82,4°F), sehingga cocok untuk akuarium air tawar tropis. Sistem akar tanaman ini membutuhkan substrat yang kaya nutrisi, seperti pasir, untuk menopang dan menyerap nutrisi secara efektif. Pemberian pupuk cair atau tab akar membantu menjaga pertumbuhan yang sehat dan mencegah defisiensi nutrisi.

Pencahayaan yang terang sangat penting untuk pertumbuhan optimal, karena cahaya yang tidak mencukupi dapat mengakibatkan pertumbuhan yang lebih lambat dan daun yang lebih kecil. Pemangkasan daun tua atau yang hampir mati secara teratur membantu menjaga kesehatan dan penampilan tanaman secara keseluruhan, serta mencegah pembusukan yang memengaruhi kualitas air. Seiring pertumbuhan tanaman, pemangkasan sesekali akan mencegahnya memenuhi akuarium secara berlebihan, sekaligus mendorong pertumbuhan daun baru yang sehat.[5]

Akuakultur

Tanaman ini dapat sepenuhnya terendam, sehingga populer dalam budi daya perairan karena penampilannya yang berani dan mencolok. Daunnya yang tinggi dan berbentuk sekop membuatnya ideal untuk penempatan di tengah atau latar belakang, menambahkan struktur vertikal dan kedalaman pada tata letak akuarium apa pun. Pola marmer yang berkembang pada daun seiring bertambahnya usia tanaman semakin menarik secara visual, menciptakan kontras dinamis dengan tanaman lain di akuarium.

Melati air cocok untuk akuarium bertema alami atau biotop, di mana ia dapat digunakan untuk mereplikasi habitat lahan basah atau sungai. Ketahanan dan kemampuan adaptasinya menjadikannya pilihan yang sangat baik bagi para penghobi akuarium yang ingin menambahkan tanaman yang mudah dirawat, tetapi berdampak secara visual ke dalam pengaturan mereka. Melati air sering digunakan sebagai hiasan utama di akuarium yang lebih besar maupun sebagai bagian dari akuakultur yang ditanam rapat.[6]

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28633077 (2025-11-27T07:32:49Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.