Lompat ke isi

Asam vanilat

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 30 Agustus 2026 03.33 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29380249; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Asam vanilat (atau asam 4-hidroksi-3-metoksibenzoat) adalah turunan asam dihidroksibenzoat yang digunakan sebagai bahan perasa. Senyawa ini merupakan bentuk teroksidasi dari vanilin. Senyawa ini juga merupakan zat perantara dalam produksi vanilin dari asam ferulat.

Keberadaan di alam

Jumlah asam vanilat tertinggi dalam tumbuhan yang diketahui sejauh ini ditemukan di akar Angelica sinensis, suatu tumbuhan asli Cina, yang digunakan dalam pengobatan tradisional Cina.

Keberadaan dalam makanan

Minyak açaí, yang diperoleh dari buah pohon palem açaí (Euterpe oleracea), kaya akan asam vanilat (1616±94 mg/kg). Senyawa ini juga ditemukan dalam wine dan cuka.

Metabolisme

Asam vanilat adalah salah satu metabolit katekin utama yang ditemukan pada manusia setelah mengonsumsi infus teh hijau.

Sintesis

Asam vanilat dapat diperoleh dari oksidasi vanilin oleh berbagai agen pengoksidasi.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29380249 (2026-06-23T14:03:44Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.