Kalium hidrida
Kalium hidrida, KH, adalah sebuah senyawa anorganik dari kalium dan hidrogen. Senyawa ini merupakan sebuah hidrida logam alkali. Senyawa ini memiliki wujud padatan berwarna putih, meskipun sampel komersialnya tampak berwarna abu-abu. Senyawa ini merupakan superbasa kuat yang berguna dalam sintesis organik. Senyawa ini dijual secara komersial sebagai belubur (~35%) dalam minyak mineral atau terkadang lilin parafin untuk memudahkan penyaluran.
Pembuatan
Kalium hidrida diproduksi melalui kombinasi langsung antara logam kalium dan hidrogen pada suhu antara 200 dan 350 °C:
Reaksi ini ditemukan oleh Humphry Davy segera setelah penemuannya tentang kalium pada tahun 1807, ketika dia mencatat bahwa logam tersebut akan menguap dalam arus hidrogen ketika dipanaskan tepat di bawah titik didihnya.
Kalium hidrida larut dalam hidroksida lebur (seperti natrium hidroksida cair) dan campuran garam, tetapi tidak dalam pelarut organik.
Reaksi
KH akan bereaksi dengan air sesuai dengan reaksi:
Sebagai superbasa, kalium hidrida lebih basa daripada natrium hidrida. Senyawa ini digunakan untuk mendeprotonasi senyawa karbonil tertentu untuk menghasilkan enolat. Senyawa ini juga mendeprotonasi amina untuk menghasilkan amida yang sesuai dari jenis KNHR dan .
Keamanan
KH dapat bersifat piroforik di udara, bereaksi keras dengan asam, dan dapat terbakar saat bersentuhan dengan oksidan. Sebagai suspensi dalam minyak mineral, KH kurang berbahaya.
Lihat pula
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27858332 (2025-09-19T08:30:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.