Lompat ke isi

Hadap angin dan lindung angin

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 30 Agustus 2026 03.38 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28496956; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Dalam geografi dan pelayaran, hadap angin (windward) dan lindung angin (leeward) adalah arah relatif terhadap angin. Hadap angin adalah arah melawan angin dari titik acuan, yaitu menuju arah datangnya angin; lindung angin adalah arah hembusan angin dari titik acuan, yaitu sepanjang arah ke arah mana angin bertiup.

Penggunaan

Hadap angin dan lindung angin (dan titik layar yang dihasilkannya) merupakan faktor penting untuk dipertimbangkan dalam aktivitas bertenaga angin atau yang terkena dampak angin seperti berlayar, selancar angin, meluncur, layang layang, dan terjun payung.

Bahari

Di antara kapal layar, kapal yang menghadap angin biasanya lebih mudah bermanuver. Oleh karena itu, aturan 12 Peraturan Internasional untuk Mencegah Tabrakan di Laut, yang berlaku bagi kapal-kapal yang berlayar, menetapkan bahwa jika dua kapal berlayar dalam arah yang sama sehubungan dengan angin, kapal yang berada pada hadap angin akan memberi jalan kepada kapal yang berada di lindung angin.

Peperangan laut

Dalam peperangan angkatan laut pada Zaman Layar, sebuah kapal selalu berusaha memanfaatkan angin untuk keuntungannya, bermanuver jika memungkinkan untuk menyerang dari hadap angin. Hal ini sangat penting bagi kapal perang yang kurang dapat bermanuver, yang memiliki kemampuan terbatas untuk berlayar melawan arah angin, dan berusaha untuk "menahan pengukur cuaca " saat memasuki pertempuran.

Hal ini sangat penting ketika artileri diperkenalkan ke dalam peperangan laut. Kapal menjauhi angin, sehingga kapal yang berada di bawah angin akan lebih banyak terkena tembakan di bagian atas kapal, dalam kasus ekstrem bahkan bagian bawahnya.

Menjelaskan pulau-pulau

Istilah hadap angin dan lindung angin digunakan untuk merujuk pada sisi (dan iklim ) masing-masing pulau dan lokasi pulau relatif di suatu kepulauan. Sisi pulau yang menghadap angin dipengaruhi oleh angin yang bertiup, dan karenanya menjadi lebih basah (lihat curah hujan orografis ). Sisi lindung angin adalah sisi yang jauh dari atau secara fisik berada di bawah angin yang bertiup, dan biasanya lebih kering.

Lihat juga

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28496956 (2025-11-15T03:44:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.