Etilvanilin
Etilvanilin adalah senyawa organik dengan rumus kimia (C2H5O)(HO)C6H3CHO. Padatan tak berwarna ini terdiri dari cincin benzena dengan gugus hidroksil, etoksi, dan formil pada posisi 4, 3, dan 1. Senyawa ini merupakan homolog vanillin, yang berbeda pada posisi 3.
Preparasi
Etilvanilin dibuat dari katekol, dimulai dengan etilasi untuk menghasilkan guaetol (1). Eter ini berkondensasi dengan asam glioksilat untuk menghasilkan turunan asam mandelik yang sesuai (2), yang melalui oksidasi (3) dan dekarboksilasi, menghasilkan etilvanilin (4).
Aplikasi
Sebagai perasa, etilvanilin sekitar tiga kali lebih kuat daripada vanilin dan digunakan dalam produksi cokelat.
Molekul ini merevolusi desain dan estetika seni penciuman; seniman Jacques Guerlain menambahkan sejumlah besar etilvanilin ke dalam sebotol parfum Jicky (1889), menciptakan campuran utama untuk wewangian andalan rumah parfum tersebut, Shalimar (parfum) (1925). Ini adalah salah satu penggunaan molekul sintetis paling awal yang membebaskan seniman wewangian dari batasan bahan alami.
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27180551 (2025-04-23T05:54:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.