Lompat ke isi

Teknesium (99mTc) sestamibi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 30 Agustus 2026 04.01 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Tc99 sestamibi 2D structure

Teknesium (99mTc) sestamibi, atau hanya sestamibi, adalah agen farmasi yang digunakan dalam pencitraan radiologi.[1] Sestamibi diserap oleh jaringan dengan jumlah mitokondria yang besar dan potensial membran negatif.[2]

Pencitraan paratiroid

Bedah paratiroid dengan panduan radio

Setelah pemberian, 99mmTc MIBI terkumpul di kelenjar paratiroid yang terlalu aktif. Selama pembedahan, ahli bedah dapat menggunakan probe yang sensitif terhadap sinar gamma untuk menemukan kelenjar paratiroid yang terlalu aktif sebelum mengangkatnya.[3]

Pencitraan tiroid

Beberapa laporan kasus telah menunjukkan bahwa pemindaian 99mmTc MIBI mungkin berguna untuk membedakan subtipe tirotoksikosis yang diinduksi amiodaron. Kurangnya penyerapan MIBI di tiroid sesuai dengan suatu bentuk tiroiditis (AIT tipe-2) yang dapat merespons pengobatan dengan steroid.[4]

Pencitraan payudara

Obat ini juga digunakan dalam evaluasi nodul payudara. Jaringan payudara ganas mengkonsentrasikan 99mTC MIBI dalam tingkat yang jauh lebih besar dan lebih sering daripada penyakit jinak. Dengan demikian, karakterisasi anomali payudara yang terbatas dimungkinkan. Skintimammografi memiliki sensitivitas dan spesifisitas yang tinggi untuk kanker payudara, keduanya lebih dari 85%.[5]

Baru-baru ini, ahli radiologi payudara memberikan dosis 99mTc sestamibi yang lebih rendah (sekitar 150–300 MBq atau 4–8 mCi) untuk pemindaian Pencitraan Payudara Molekuler (MBI) yang menghasilkan sensitivitas tinggi (91%) dan spesifisitas tinggi (93%) untuk deteksi kanker payudara.[6] Namun, MBI memiliki risiko lebih besar menyebabkan kanker, sehingga tidak sesuai untuk skrining kanker payudara umum pada pasien.[7]

Dosis 150–300 MBq (4–8 mCi), yang digunakan dalam dua sistem MBI komersial lainnya pada dasarnya setara dengan mammogram (150 MBq atau 4 mCi) atau pemeriksaan tomosintesis (300 MBq atau 8 mCi).[8]

Untuk menjaga dosis radiasi pada pasien serendah mungkin, MBI biasanya dibatasi pada wanita dengan jaringan payudara padat, di mana manfaat medis dari pemindaian lebih besar daripada potensi risiko paparan radiasi. Untuk alasan yang sama, aktivitas yang diberikan dijaga tetap rendah. Hal ini berpotensi menghasilkan gambar yang bising, yang pada gilirannya menyebabkan hasil mammogram yang tidak meyakinkan. Para peneliti terus berupaya meningkatkan teknologi, mengubah parameter pemindaian, dan mengurangi dosis pada pasien.[9]

Pranala luar

Referensi

  1. カーディオライト注射液 第一(259MBq)/ カーディオライト注射液 第一(370MBq)/ カーディオライト注射液 第一(600MBq)/ カーディオライト注射液 第一(740MBq)添付文書. www.info.pmda.go.jp. PMDA.
  2. Rizk TH, Nagalli S. Technetium (99mTc) Sestamibi. [Updated 2020 Jul 5]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2021 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK553148/
  3. Minimally invasive radio-guided surgery for primary hyperparathyroidism. Annals of Surgical Oncology. December 2007. Vol. 14 (12). hlm. 3401–3402. doi:10.1245/s10434-007-9519-0.
  4. 99mTc MIBI Scintigraphy for Classification of Amiodarone-induced Thyrotoxicosis. The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism Case Reports. 2023. Vol. 1 (1). hlm. luac011. doi:10.1210/jcemcr/luac011.
  5. Breast cancer diagnosis by scintimammography: a meta-analysis and review of the literature. Breast Cancer Research and Treatment. July 2003. Vol. 80 (1). hlm. 115–126. doi:10.1023/A:1024417331304.
  6. Dedicated dual-head gamma imaging for breast cancer screening in women with mammographically dense breasts. Radiology. January 2011. Vol. 258 (1). hlm. 106–118. doi:10.1148/radiol.10100625.
  7. Breast cancer imaging devices. Seminars in Nuclear Medicine. May 2011. Vol. 41 (3). hlm. 229–241. doi:10.1053/j.semnuclmed.2010.12.005.
  8. Comparison of radiation exposure and associated radiation-induced cancer risks from mammography and molecular imaging of the breast. Medical Physics. December 2010. Vol. 37 (12). hlm. 6187–6198. doi:10.1118/1.3512759.
  9. Penetrating Radiation Systems and Applications XI. Proc SPIE. 2010. Vol. 7806. hlm. 7–21. doi:10.1117/12.864649.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29586528 (2026-08-16T04:21:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.