Reduksi elektrokimia karbon dioksida
Reduksi elektrokimia karbon dioksida, juga dikenal sebagai CO2RR, adalah konversi karbon dioksida (CO2) menjadi spesies kimia yang lebih tereduksi dengan menggunakan energi listrik. Hal ini merupakan salah satu langkah potensial dalam skema penangkapan dan pemanfaatan karbon secara luas.[1][2][3][4][5][6][7]
CO2RR dapat menghasilkan beragam senyawa termasuk formate (HCOO-), carbon monoxide (CO), methane (CH4), ethylene (C2H4), dan ethanol (C2H5OH). Tantangan utamanya adalah biaya listrik yang relatif tinggi (dibandingkan minyak bumi) dan CO 2 yang sering terkontaminasi dengan O 2 dan harus dimurnikan sebelum direduksi.
Contoh pertama CO2RR berasal dari abad ke-19, ketika karbon dioksida direduksi menjadi karbon monoksida menggunakan katode seng. Penelitian di bidang ini meningkat pada tahun 1980an setelah embargo minyak pada tahun 1970an. Pada tahun 2021, pengurangan elektrokimia karbon dioksida skala percontohan sedang dikembangkan oleh beberapa perusahaan, termasuk Siemens, Dioxide Materials, Twelve dan GIGKarasek. Analisis tekno-ekonomi baru-baru ini dilakukan untuk menilai kesenjangan teknis utama dan potensi komersial dari teknologi elektrolisis karbon dioksida pada kondisi mendekati lingkungan.
Bahan kimia dari karbon dioksida
Dalam fiksasi karbon, tumbuhan mengubah karbon dioksida menjadi gula, yang merupakan asal mula banyak jalur biosintetik. Katalis yang bertanggung jawab atas konversi ini, RuBisCO, adalah protein yang paling umum. Beberapa organisme anaerobik menggunakan enzim untuk mengubah CO2 menjadi karbon monoksida, yang darinya asam lemak dapat dibuat.
Dalam industri, beberapa produk dibuat dari CO 2, termasuk urea, asam salisilat, metanol, dan karbonat anorganik dan organik tertentu. Di laboratorium, karbon dioksida kadang-kadang digunakan untuk membuat asam karboksilat dalam proses yang dikenal sebagai karboksilasi . Elektroliser elektrokimia CO 2 yang beroperasi pada suhu kamar belum dikomersialkan. Sel elektroliser oksida padat suhu tinggi (SOECs) untuk reduksi CO 2 menjadi CO tersedia secara komersial. Misalnya, Haldor Topsoe menawarkan SOEC untuk pengurangan CO 2 dengan laporan 6-8 kWh per Nm 3 CO yang dihasilkan dan kemurnian hingga 99,999% CO.
Lihat pula
- Reduksi fotoelektrokimia karbon dioksida
- Reduksi fotokimia karbon dioksida
- Elektrokimia
- Elektrolisis
- Elektrometalurgi
- Proses elektrolitik
Referensi
- ↑ Dream or Reality? Electrification of the Chemical Process Industries. www.aiche-cep.com.
- ↑ Frontiers, opportunities, and challenges in biochemical and chemical catalysis of CO2 fixation. Chemical Reviews. August 2013. Vol. 113 (8). hlm. 6621–58. doi:10.1021/cr300463y.
- ↑ CO2 is turned into feedstock. siemens-energy.com Global Website.
- ↑ CO2 Electrolyzers With Record Performance. Dioxide Materials.
- ↑ Richard I. Masel. An industrial perspective on catalysts for low-temperature CO 2 electrolysis. Nature Nanotechnology. 2021. Vol. 16 (2). hlm. 118–128. doi:10.1038/s41565-020-00823-x.
- ↑ Matthew Jouny. General Techno-Economic Analysis of CO2 Electrolysis Systems. Industrial & Engineering Chemistry Research. 2018-02-14. Vol. 57 (6). hlm. 2165–2177. doi:10.1021/acs.iecr.7b03514.
- ↑ Haeun Shin. Techno-economic assessment of low-temperature carbon dioxide electrolysis. Nature Sustainability. October 2021. Vol. 4 (10). hlm. 911–919. doi:10.1038/s41893-021-00739-x.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28428243 (2025-11-12T11:06:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.