Lompat ke isi

Perahu Kajang

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 30 Agustus 2026 04.07 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Perahu kajang awal mulanya dibuat karna kondisi masyarakat disekitaran sungai musi zaman kerajaan sriwijaya sebagai transportasi.[1] dikarnakan kondisi tempat tinggal mereka dipenuhi air dan sulitnya menjangkau tempat tujuan dengan kendaraan transportasi darat. dari tahun ke tahun perahu kajang menjadi populer sebagai transportasi yang sering di pakai masyarakat saat itu dan menjadi salah satu ikon di salah satu daerah palembang yaitu ogan komering ilir.[2]

Deskripsi fisik

perahu kajang biasanya terbuat dari kayu rengas, berukuran panjang 8 m dan lebar 2 m, perahu ini dilengkapi atap yang terbuat dari daun nipah dan lain sebagainya. fungsinya agar bisa berteduh dan tidak kehujanan saat menggunakan perahu kajang saat ke tujuan. perahu ini terbagi tiga bagian secara umum yaitu bagian depan(kajang tarik), bagian tengah(kajang tetap), bagian belakang(kajang tunjang)[3].

Fungsi dan kegunaan

fungsi bagian tengah perahu kajang untuk ruang keluarga, bagian depan sebagai tempat penyimpanan komoditi dagangan, bagain belakang biasanya sebagai kamar mandi, untuk dayung berukuran 3 m pada bagian depan dan sedangkan kemudi sebesar 2 m di bagian belakang.[4]

Sebaran dan Penggunaan

Perahu Kajang berasal dari daerah Kayuagung di Kabupaten Ogan Komering Ilir, dan pada masa lalu banyak dijumpai di Sungai Musi, Palembang. Di wilayah Sumatera Selatan, sisa-sisa perahu kuno banyak ditemukan di berbagai situs arkeologi, antara lain di Situs Samirejo dan Mariana di Kabupaten Banyuasin, Situs Kolam Pinisi di Palembang, serta Situs Tulung Selapan di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Hal ini menunjukkan bahwa tradisi penggunaan perahu di kawasan OKI telah berlangsung sejak masa yang sangat tua.[5]

Perahu Kajang digunakan secara luas di sepanjang aliran Sungai Komering dan Sungai Musi, yang menjadi jalur utama transportasi dan perdagangan masyarakat setempat. Perahu ini memiliki tata ruang yang khas, di mana bagian depan digunakan untuk muatan dan kemudi, sedangkan bagian tengah berfungsi sebagai ruang keluarga, sehingga perahu kajang tidak sekadar menjadi alat transportasi, melainkan juga tempat tinggal sementara bagi para penggunanya selama berada di atas air..[6]

Nilai Budaya

Ciri khas Perahu Kajang Kayuagung adalah adanya tonjolan seperti kepala di bagian depan perahu yang disebut selungku, yang membedakannya dari jenis perahu tradisional lainnya. Keunikan bentuk ini bukan sekadar elemen estetika, melainkan mencerminkan kekayaan tradisi dan kearifan lokal masyarakat OKI dalam merancang alat transportasi air. [7]

Teknologi pembuatan perahu tradisional di wilayah Sumatera Selatan menggunakan teknik papan ikat dan kupingan pengikat, di mana tonjolan segi empat yang disebut tambuku digunakan untuk mengikat papan-papan dengan gading menggunakan tali ijuk, sebuah teknik yang mencerminkan tingginya pengetahuan maritim leluhur masyarakat setempat. Perahu Kajang kini telah menjadi ikon budaya Kabupaten OKI dan diabadikan dalam berbagai bentuk, mulai dari arsitektur gedung olahraga daerah hingga motif batik khas OKI yang terus dikembangkan sebagai produk ekonomi kreatif..[8]

Referensi

  1. Client Challenge. id.scribd.com.
  2. Taufik Wijaya. Pertama di Dunia Gedung Olahraga Seperti Perahu, Dibangun di OKI Sumsel. detiknews.
  3. Client Challenge. id.scribd.com.
  4. Client Challenge. id.scribd.com.
  5. Wee ElLen. PERAHU KAJANG KAYUAGUNG. Info Ogan Komering Ilir Kayuagung.com.
  6. Yanti. Biduk Kajang: Perahu Khas Kayuagung yang Menceritakan Sejarah Sriwijaya - Ketik Pos. Biduk Kajang: Perahu Khas Kayuagung yang Menceritakan Sejarah Sriwijaya - Ketik Pos.
  7. Yanti. Biduk Kajang: Perahu Khas Kayuagung yang Menceritakan Sejarah Sriwijaya - Ketik Pos. Biduk Kajang: Perahu Khas Kayuagung yang Menceritakan Sejarah Sriwijaya - Ketik Pos.
  8. Wee ElLen. PERAHU KAJANG KAYUAGUNG. Info Ogan Komering Ilir Kayuagung.com.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29368103 (2026-06-20T17:27:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.