Lompat ke isi

Perak(I,III) oksida

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 30 Agustus 2026 04.08 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
AgO-monoclinic-xtal-2x2x2-oxcol-3D-bs-17

Perak(I,III) oksida atau tetraperak tetroksida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus kimia Ag4O4. Senyawa ini merupakan komponen dari baterai perak-seng. Senyawa ini dapat dibuat melalui penambahan suatu garam perak(I) secara perlahan ke dalam suatu larutan persulfat, misalnya AgNO3 ke dalam larutan Na2S2O8.[1] Senyawa ini memiliki struktur yang tidak biasa, yaitu senyawa valensi campuran.[2] Senyawa ini memiliki wujud padatan berwarna cokelat tua yang akan terurai dengan pelepasan O2 dalam air. Senyawa ini larut dalam asam nitrat pekat dan menghasilkan larutan berwarna cokelat yang mengandung ion Ag2+.[3]

Struktur

Meskipun rumus empirisnya, AgO, menunjukkan bahwa senyawa tetraperak tetraoksida memiliki perak dalam bilangan oksidasi +2, setiap unit memiliki dua atom perak monovalen yang terikat pada atom oksigen, dan dua atom perak trivalen yang terikat pada tiga atom oksigen, dan senyawa ini sebenarnya bersifat diamagnetik. Studi difraksi sinar-X menunjukkan bahwa atom-atom perak memiliki dua lingkungan koordinasi yang berbeda, satu memiliki dua tetangga oksida kolinear dan yang lainnya memiliki empat tetangga oksida koplanar.[4] Oleh karena itu, tetraperak tetraoksida diformulasikan sebagai AgIAgIIIO2[5] atau Ag2O·Ag2O3. Sebelumnya, senyawa ini disebut perak peroksida, yang tidak tepat karena tidak mengandung ion peroksida, O22−.

Kegunaan

Tetraperak tetroksida telah dipasarkan dengan nama dagang "Tetrasil." Pada tahun 2010, FDA mengeluarkan surat peringatan kepada sebuah perusahaan Amerika mengenai pemasaran perusahaan tersebut atas salep Tetrasil dan Genisil yang mengandung tetraperak tetroksida untuk herpes dan kondisi serupa.[6]

Referensi

  1. Wells A.F. (1984) Structural Inorganic Chemistry 5th edition Oxford Science Publications
  2. David Tudela "Silver(II) Oxide or Silver(I,III) Oxide?" J. Chem. Educ., 2008, volume 85, hlm. 863.
  3. Peter Fischer, Martin Jansen "Electrochemical Syntheses of Binary Silver Oxides" 1995, vol. 30, hlm. 50–55.
  4. Wells A.F. (1984) Structural Inorganic Chemistry 5th edition Oxford Science Publications
  5. hlm. 1181.
  6. FDA Warning Letter to Aidance Skincare and Topical Solutions, LLC | Quackwatch. 19 Juli 2010.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27514802 (2025-07-09T00:53:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.