Lompat ke isi

Tembaga glukonat

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 30 Agustus 2026 04.10 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Tembaga glukonat adalah garam tembaga dari asam D-glukonat. Senyawa ini merupakan kristal atau bubuk berwarna biru muda atau biru-hijau, tidak berbau, serta mudah larut dalam air dan tidak larut dalam etanol.[1][2]

Kegunaan

  • Sebagai suplemen makanan untuk mengatasi kekurangan tembaga.
  • Sebagai bahan Retsin, yang merupakan bahan pembuat napas Certs.
  • Sebagai korektor defisiensi pupuk untuk mengatasi kekurangan unsur hara ini.[3]

Efek Samping

Institut Kedokteran Amerika Serikat (IOM) menetapkan tingkat asupan atas (UL) yang dapat ditoleransi untuk vitamin dan mineral jika buktinya cukup. Dalam kasus tembaga, UL dewasa ditetapkan pada 10 mg/hari.[4]

Tembaga glukonat dijual sebagai suplemen makanan untuk menyediakan tembaga. Dosis tipikal adalah 2,0 mg tembaga per hari. Ini adalah seperlima dari batas atas yang dianggap aman oleh IOM. Asupan jangka panjang dengan jumlah yang lebih tinggi dari UL dapat menyebabkan kerusakan hati.[5]

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29621458 (2026-08-23T12:26:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.