Ritodrin
Ritodrin adalah obat tokolitik yang digunakan untuk menghentikan persalinan prematur. Obat ini ditarik dari pasar AS, menurut Buku Jingga FDA. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet oral atau sebagai suntikan dan biasanya digunakan dalam bentuk garam hidroklorida.
Obat ini bekerja sebagai agonis reseptor adrenergik β2 selektif.
Obat ini pertama kali disetujui untuk penggunaan medis di Amerika Serikat pada tahun 1984.
Sejarah
Ritodrin pertama kali disetujui untuk penggunaan medis di Amerika Serikat pada tahun 1984.
Kegunaan medis
Ritodrine digunakan untuk mengobati kelahiran prematur.
Kontraindikasi
Kemungkinan kontraindikasi ritodrin meliputi diabetes melitus tipe 2, tekanan darah tinggi, dan migrain.
Efek samping
Ritodrin jarang dilaporkan menyebabkan efek samping serius termasuk rabdomiolisis, hepatotoksisitas, leukopenia, edema paru, dan gejala psikiatri.
Farmakologi
Farmakodinamik
Ritodrin adalah agonis reseptor β2-adrenergik kerja pendek, yakni golongan obat yang digunakan untuk relaksasi otot polos (obat serupa lainnya digunakan untuk asma atau penyakit paru lainnya seperti salbutamol [albuterol]). Karena ritodrin memiliki substituen N yang besar, ia memiliki selektivitas reseptor β2-adrenergik yang tinggi. Selain itu, gugus 4-hidroksi pada cincin benzena penting untuk aktivitas karena dibutuhkan untuk membentuk ikatan hidrogen. Karena obat ini selektif terhadap β2, ia digunakan untuk kelahiran prematur.
Farmakokinetik
Gugus 4-hidroksi ritodrin membuatnya rentan terhadap metabolisme oleh katekol-O-metiltransferase (COMT).
Kimia
Ritodrin, juga dikenal sebagai 4-hidroksi-β-hidroksi-N-(4-hidroksifeniletil)amfetamin atau sebagai N-(4-hidroksifeniletil)-4-hidroksinorefedrin, adalah turunan fenetilamina dan amfetamin tersubstitusi.
Log P eksperimental ritodrin adalah 2,4 dan kisaran prediksinya dari 1,53 hingga 2,3.
Masyarakat dan budaya
Nama
"Ritodrin" adalah nama generik obat ini dan INN, USAN, BAN, dan DCF. Dalam kasus garam hidroklorida, nama generiknya adalah ritodrin hidroklorida serta merupakan Nama USAN dan BANM. Obat ini juga dikenal dengan nama kode pengembangan DU-21220.
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29580408 (2026-08-15T04:24:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.