Lompat ke isi

Verisiguat

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 4 September 2026 13.26 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28689840; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Verisiguat adalah obat yang digunakan untuk mengurangi risiko kematian kardiovaskular dan rawat inap pada pasien tertentu dengan gagal jantung setelah kejadian dekompensasi akut baru-baru ini. Obat ini diminum. Verisiguat adalah stimulator guanilat siklase larut (sGC).

Efek samping umum meliputi tekanan darah rendah dan jumlah sel darah merah rendah (anemia).

Obat ini disetujui untuk penggunaan medis di Amerika Serikat pada Januari 2021, dan untuk digunakan di Uni Eropa pada Juli 2021.

Sejarah

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyetujui verisiguat berdasarkan bukti dari uji klinis (NCT02861534) yang terdiri dari 5.050 peserta berusia 23 hingga 98 tahun dengan gagal jantung yang memburuk. Uji klinis ini dilakukan di 694 lokasi di 42 negara di Eropa, Asia, serta Amerika Utara dan Selatan. Uji klinis ini melibatkan peserta dengan gejala gagal jantung yang memburuk. Peserta secara acak ditugaskan untuk menerima verisiguat atau pil plasebo sekali sehari. Baik peserta maupun tenaga kesehatan tidak mengetahui apakah peserta diberi verisiguat atau pil plasebo sampai setelah uji klinis selesai. Uji klinis ini mendapatkan penetapan jalur cepat pada 19 Januari 2021.

Kegunaan medis

Verisiguat diindikasikan untuk mengurangi risiko kematian kardiovaskular dan rawat inap akibat gagal jantung setelah sebelumnya dirawat inap karena gagal jantung atau membutuhkan diuretik intravena rawat jalan, pada orang dewasa dengan gagal jantung kronis simtomatik dan fraksi ejeksi kurang dari 45% (HFrEF).

Verisiguat biasanya diberikan secara oral sekali sehari bersama makanan. Tidak diperlukan penyesuaian dosis pada lansia, orang dengan gagal hati ringan hingga sedang, atau mereka yang mengalami gangguan fungsi ginjal. Hingga tahun 2024, belum ada penelitian yang menemukan informasi untuk pasien dengan gangguan fungsi ginjal berat, gagal hati berat, atau yang menjalani dialisis.

Verisiguat dikontraindikasikan pada kehamilan. Meskipun belum ada penelitian tentang keamanannya saat digunakan oleh wanita hamil, penelitian pada hewan menunjukkan angka cacat lahir yang lebih tinggi, serta peningkatan jumlah aborsi dan resorpsi. Obat ini juga dapat masuk ke dalam ASI, tetapi efeknya pada bayi yang disusui belum diketahui. Produsen menyarankan agar pasien usia subur menggunakan kontrasepsi dan diperiksa kehamilannya sebelum memulai pengobatan.

Efek samping

Efek samping verisiguat yang paling umum meliputi tekanan darah rendah simtomatik dan anemia. Pasien yang mengonsumsi penghambat guanilat siklase larut lainnya tidak boleh mengonsumsi verisiguat.

Farmakologi

Verisiguat adalah stimulator langsung guanilat siklase larut, enzim penting dalam sel otot polos vaskular. Secara spesifik, verisiguat berikatan dengan subunit beta dari situs target pada enzim guanilat siklase larut.

Farmakokinetika

Setelah verisiguat diberikan (10 mg per oral sekali sehari), rata-rata steady state dan Cmax serta AUC untuk pasien dengan gagal jantung adalah 350 mcg/L dan 6.680 mcg/jam/L dengan Tmax satu jam. Verisiguat memiliki efek positif terhadap makanan, oleh karena itu pasien disarankan untuk meminumnya bersama dengan makanan untuk menghasilkan bioavailabilitas oral sebesar 93%. Verisiguat terikat secara ekstensif pada protein dalam plasma. Verieiguat terutama dimetabolisme melalui reaksi konjugasi fase 2, dengan metabolit oksidatif minor yang dimediasi CYP. Metabolit utama mengalami glukuronidasi dan tidak aktif. Profil waktu paruh tipikal untuk pasien dengan gagal jantung adalah 30 jam. Verisiguat memiliki klirens yang menurun pada pasien dengan gagal jantung sistolik.

Masyarakat dan budaya

Status Hukum

Pada tanggal 20 Mei 2021, Komite Produk Obat untuk Penggunaan Manusia (CHMP) dari Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) mengadopsi opini positif, merekomendasikan pemberian izin pemasaran untuk verisiguat, yang ditujukan untuk pengobatan gagal jantung kronis simtomatik pada orang dewasa dengan fraksi ejeksi yang berkurang. Pemohon untuk produk obat ini adalah Bayer AG. Verisiguat disetujui untuk penggunaan medis di Uni Eropa pada Juli 2021.

Referensi

Bacaan lanjutan

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28689840 (2025-12-12T03:02:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.