Lompat ke isi

Heneikosana

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 4 September 2026 13.38 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25148132; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Heneikosana (ejaan IUPAC: henikosana) adalah sebuah alkana dengan rumus kimia CH3(CH2)19CH3. Heneikosana adalah hidrokarbon jenuh rantai lurus dengan jumlah karbon 21. Ia adalah padatan berwarna putih yang berbentuk seperti lilin.

Kemunculan alami

Heneikosana digunakan sebagai feromon oleh ratu atau raja rayap dalam spesies Reticulitermes flavipes. Ia juga menarik nyamuk dari genus Aedes dan dapat digunakan sebagai umpan nyamuk. Ini terjadi secara alami karena heneikosana diproduksi di kulit larva nyamuk. Fraksi 1:100000 dalam air adalah yang paling menarik bagi nyamuk, tetapi jika konsentrasinya 1:1000 maka mereka akan menolaknya. Heneikosana adalah salah satu komponen utama minyak esensial bunga kesumba (Carthamus tinctorius). Seluruh bagian tumbuhan Periploca laevigata mengandung heneikosana. Minyak esensial bunga Rosa damascena mengandung 5% heneikosana. Sambucus nigra mengandung 2,3%.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25148132 (2024-01-09T19:41:15Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.