Lompat ke isi

Karioreksis

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 4 September 2026 17.32 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 22331433; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Karioreksis adalah proses kerusakan sel yang ditandai dengan pecahnya inti sel dan rusaknya kromatin. Karioreksis terjadi karena adanya kerusakan sel secara alami atau yang disebabkan oleh serangan bakteri.

Etimologi

Istilah karioreksis berasal dari bahasa Yunani karyo yang memiliki arti ‘inti’ dan rhexis yang memiliki arti ‘pecah’.

Proses

Proses kerusakan sel diawali dengan kerusakan pada organ-organ sel dan penggumpalan kromatin. Dalam kasus kerusakan sel yang lebih akut, mula-mula inti sel mengalami kondensasi atau pengentalan (piknosis). Setelah piknosis, kromatin di dalam inti sel akan mulai larut (kariolisis) yang diikuti dengan karioreksis. Saat karioreksis terjadi, inti sel akan terpecah menjadi beberapa bagian. Selain mengalami perpecahan, inti sel juga akan melepaskan sebagian dari inti sel ke sitoplasma sehingga bagian-bagian tersebut akan bercampur dengan organ-organ sel lainnya.

Penyakit yang berhubungan

Salah satu penyakit yang berhubungan dengan proses karioreksis adalah fetal thrombotic vasculopathy (FTV) atau kelainan dalam sirkulasi darah pada janin. Hal ini disebabkan sel-sel pada pembuluh darah di dalam rahim mengalami karioreksis sehingga sirkulasi darah menjadi terganggu.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22331433 (2022-12-15T21:59:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.