Lompat ke isi

Autolisis

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 4 September 2026 17.37 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27084354; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Autolisis adalah proses penghancuran sel yang dilakukan oleh enzim dari dalam sel itu sendiri yang berujung pada kematian sel.

Proses

Proses autolisis dimulai dari kematian sel. Hal pertama yang terjadi adalah disorganisasi sistem membran (membran sitoplasma dan organel lainnya), sehingga enzim dapat melakukan kontak dengan organel lainnya dan menghancurkannya. Enzim proteolitik akan menghancurkan protein dan menghasilkan peptida dan asam amino. Begitu juga enzim nuklease yang akan menghancurkan DNA dan RNA menghasilkan nukleotida ataupun nukleosida. Enzim glukanase akan menghancurkan komponen dinding sel seperti glukan dan manoprotein, yang menyebabkan dinding sel menjadi berpori. Autolisat (hasil penghacuran organel) akan keluar menembus dinding sel ke lingkungan. Proses degradasi terus terjadi di sekeliling lingkungan.

Aplikasi

Aplikasi autolisis digunakan untuk pembuatan minuman fermentasi anggur oleh sel khamir. Sel khamir akan melakukan proses autolisis yang sangat dipengaruhi oleh temperatur dan suhu. pH optimum yang optimum adalah pada kisaran 3 hingga 4 dan suhu fermentasi yang optimum antara 15-18 °C.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27084354 (2025-03-28T01:43:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.