Lompat ke isi

Ektoparasit

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 4 September 2026 17.40 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28540305; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Ektoparasit (bahasa Yunani kuno: ecto- berarti di luar) adalah parasit yang hidup di luar tubuh inangnya. Ektoparasit hidup di permukaan tubuh inang atau bagian-bagian lain yang mudah dijangkau. Caplak, kutu, pinjal, tungau, lalat, dan nyamuk adalah ektoparasit pada manusia dan hewan yang sering ditemukan. Selain itu, beberapa jenis cacing daun, lintah, dan krustasea hidup sebagai ektoparasit pada ikan.

Beberapa jenis ektoparasit bertindak sebagai vektor bagi patogen (misalnya virus). Serangan ektoparasit (disebut infestasi) dalam jumlah besar dapat menyebabkan anemia, mengganggu sistem imun, iritasi, gangguan kulit, mengurangi pertumbuhan berat badan, penyumbatan lubang tubuh, dan mendukung terjadinya infeksi sekunder pada inang yang ditempatinya.

Rujukan

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28540305 (2025-11-18T17:09:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.