Lompat ke isi

Ledakan Avalon

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 4 September 2026 22.23 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29568079; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Ledakan Avalon (dari fauna prakambrium dari Semenanjung Avalon, Newfoundland, Kanada), adalah peristiwa radiasi evolusi yang terjadi sekitar 575 juta tahun lalu, pada periode Ediakarium, yang ditandai dengan peningkatan kenaekaragaman organisme. Peristiwa ini terjadi sekitar 33 juta tahun lebih awal dari peristiwa ledakan Kambrium. Paleontolog masih belum yakin secara menyeluruh mengenai perkembangan dari ledakan Avalon, tetapi Ilmuwan yakin bahwa makhluk hidup yang ditemukan pada periode ini tinggal di laut dalam.

Fosil jejak dari organisme-organisme Avalon dapat ditemukan di seluruh dunia, kebanyakan ditemukan di Newfoundland, Kanada dan Hutan Charnwood, Britania Raya. Fosil-fosil tersebut merepresentasikan organisme multisel kompleks tertua yang pernah ditemukan. Peristiwa ini kemungkinan menghasilkan biota Ediakara, yang nantinya hilang pada saat yang bersamaan dengan peristiwa peningkatan drastis pada keanekaragaman hayati lautan, yang dikenal dengan nama Ledakan Kambrium.

Ledakan Avalon memiliki beberapa kemiripan dengan Ledakan Kambrium, seperti adanya bukti peningkatan keanekaragaman morfologi pada jangka waktu yang snigkat, dilanjut dengan diversifikasi dalam setiap bentuk tubuh yang berbeda-beda tersebut.

Hewan dan Tumbuhan

Ledakan Avalon adalah waktu pada saat tingkat keanekaragaman spesies di lautan masih rendah. Namun, sudah ada 270 spesies yang sudah dideskripsikan dari masa ini, yang dibagi menjadi 50 kategori bedasarkan morfologi organisme-organisme tersebut. Kebanyakan bukti mengenai kehidupan dari masa ini merupakan cetakan dari makhluk-makhluk tersebut, beserta dengan sedikit bukti molekuler. Organisme-organisme tersebut dibagi menjadi 20 genera berbeda.

Morfologi tubuh bilateria muncul pada peristiwa ini, dengan sisi anterior dan posterior yang sudah menonjol seperti pada genus Springgina, Charniodiscus dan Yorgia. Kebanyakan hewan dari masa ini masuk kedalam filum annelida, artropoda, echinodermata, dan knidaria.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29568079 (2026-08-12T21:29:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.