Lompat ke isi

Smegma

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 4 September 2026 22.27 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29583779; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Smegma, atau kalat (bahasa Yunani smēgma) adalah kombinasi dari sel-sel kulit, minyak kulit, dan pelembap alami. Smegma bisa terbentuk pada genitalia mamalia jantan dan betina. Dalam tubuh wanita, smegma terkumpul di sekitar klitoris dan di lipatan labia minora; pada pria, smegma terkumpul di bawah kulup.

Wanita

Akumulasi sebum bercampur dengan sel kulit mati pada vulva akan membentuk smegma. Smegma clitoridis didefinisikan sebagai sekresi kelenjar apokrin dari klitoris, yang bercampur dengan deskuamasi sel epitel. Kelenjar yang terletak di sekitar klitoris dan labia majoris mengeluarkan sebum. Jika smegma tidak dihilangkan, sering dapat menyebabkan adhesi (perlengketan) klitoris yang dapat membuat stimulasi klitoris (seperti masturbasi) terasa menyakitkan (kondisi ini disebut clitorodynia).

Pria

Pada pria, smegma membantu menjaga kepala penis tetap lembap dan memfasilitasi hubungan seksual dengan bertindak sebagai pelumas. Smegma bersifat jinak (bukan kanker/keganasan).

Hewan

Pada hewan yang sehat, smegma membantu membersihkan dan melumasi organ kelamin. Dalam kedokteran hewan, analisis smegma ini kadang-kadang digunakan untuk mendeteksi patogen saluran urogenital, seperti Tritrichomonas foetus.

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29583779 (2026-08-15T15:58:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.