Lompat ke isi

Kepopuleran

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 4 September 2026 22.30 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29211089; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Dalam sosiologi, kepopuleran atau popularitas adalah seberapa besar seseorang, gagasan, tempat, benda, atau konsep lain disukai atau diberikan status oleh orang lain. Kesukaan bisa disebabkan oleh kesukaan timbal balik, ketertarikan antarpribadi, dan faktor sejenisnya. Status sosial bisa disebabkan oleh dominasi, keunggulan, dan faktor sejenisnya. Contohnya, orang yang baik hati barangkali dianggap menyenangkan sehingga lebih populer daripada orang lain dan orang kaya barangkali dianggap lebih unggul sehingga lebih populer daripada orang lain.

Terdapat dua jenis utama kepopuleran antarpribadi, yakni persepsi dan sosiometri. Kepopuleran persepsi diukur dengan bertanya kepada orang-orang siapa yang paling populer atau penting secara sosial dalam kelompok sosial mereka. Kepopuleran sosiometri diukur dengan mengukur secara objektif jumlah hubungan yang dipunyai seseorang dengan orang lain dalam kelompok. Seseorang bisa mempunyai kepopuleran persepsi yang tinggi tanpa mempunyai kepopuleran sosiometri yang tinggi dan sebaliknya.

Menurut psikolog Tessa Lansu di Universitas Radboud Nijmegen, "Kepopuleran berhubungan dengan menjadi titik tengah suatu kelompok dan berpengaruh terhadapnya."

Lihat pula

Rujukan

Bacaan lanjut


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29211089 (2026-05-10T13:50:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.